#Begal#PenjahatJalanan#KapoldaLampung

Ultimatum Kapolda Berantas Begal Manjur, 9 Penjahat 'Disikat'

( kata)
Ultimatum Kapolda Berantas Begal Manjur, 9 Penjahat 'Disikat'
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kapolda Lampung Kombes Pol Irjen Hendro Sugiatno mengultimatum jajarannya untuk tegas memberantas begal. Hasilnya, sembilan penjahat 'disikat' polisi. Delapan ditangkap, satu tewas ditembak.

"Tiga polres di Lampung langsung menjabarkan perintah Kapolda dan berhasil menindak pelaku kejahatan yang meresahkan warga," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, kepada Lampost.co, Minggu, 23 Mei 2021.

Pandra menjabarkan, belum sepekan dari perintah Kapolda, Polres Tulangbawang Barat, Polres Way Kanan, dan Polres Lampung Tengah bergerak cepat. Dari tiga polres tersebut sembilan pelaku mendapat tindakan tegas.

"Polres Tubaba melumpuhkan JH, warga Desa Haji Pemanggilan, Kecamatan Anaktuha Lampung Tengah dengan timah panas. Tersangka melakukan perlawanan dengan sejnata tajam kepada petugas saat akan ditangkap," ujarnya.

Pelaku JH telah dua kali melakukan pencurian kendaraan roda empat di wilayah hukum Polres Tubaba. Korbannya bernama Suyadi, warga Kecamatan Pagardewa Tubaba. Korban lainnya, Mustofa, warga Tiyuh Panaraganjaya Tubaba.

Lanjutnya, jajaran Polres Way Kanan juga menangkap H, I, SB, HS, RH, B, IB, di Bumiagung, Jumat, 21 Mei 2021. Para pelaku warga OKU Timur, Sumatera Selata. Mereka didapati membawa senjata api rakitan, amunisi aktif, serta senjata tajam.

Kemudian, personel Polres Lampung Tengah melumpuhkan (DPO) pelaku spesialis pencurian atas nama ES, alias Jarwo, alias Ngapak, alias Wanto (41), warga Kampung Surabaya, Padangratu, 21 mei 2021. Pelamu melawan dengan menggunakan senjata api.

"Karena membahayakan petugas pelaku dilumpuhkan dengan timah panas namun meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Pelaku merupakan DPO beberapa kasus pencurian di wilayah hukum Polres Lampteng."

Ia menambahkan, dari dari tangan ES, polisi mengamankan satu pucuk senpi rakitan berikut amunisi aktif. Dua unit kendaraan roda dua, dan satu unit kendaraan roda empat yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksi kejahatannya.

abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar