#UKM#Ekonomi

UKM Lampung Diarahkan Menuju Ekspor

( kata)
UKM Lampung Diarahkan Menuju Ekspor
Ilustrasi kegiatan ekspor-impor - - Foto: Medcom


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Usaha Kecil Menengah (UKM diproyeksikan untuk mengarah kepada pasar ekspor selain di tingkat lokal. Hal tersebut guna meningkatkan geliat perekonomian dan menghidupkan ekonomi kerakyatan di Lampung.

"Ke depan akan dibentuk Forum IKM, UKM, dan Koperasi menuju Ekspor. Jadi semua stakeholder bersama-sama memulihkan ekonomi nasional untuk bangkit," kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, A Rozali, Minggu, 27 Juni 2021.

Ia memandang geliat ekspor di Lampung positif, Hal ini sesuai data perkembangan ekspor menurut BPS Lampung periode April 2021. Menurut data tersebut ekspor Lampung awal tahun ini mencapai 302,77 juta dolar.

Barang utama ekspor meliputi pertanian, industri makanan, olahan buah-buahan/sayur, daging dan ikan olahan, kopi, teh, dan rempah. Negara tujuan utama meliputi Amerika Serikat, Tiongkok, Selandia Baru, India, Belanda, Korea Selatan, Bangladesh, Afrika Selatan, Jepang dan Taiwan.

Ia pun optimistis target ekspor UKM dapat tercapai. Apalagi di Provinsi Lampung ada sekitar 147 ribuan UKM yang terus bergeliat. Di Lampung juga ada 18 Kementerian/Lembaga yang fokus mengenai UKM.

"Pemberdayaan UKM terus dilakukan agar mampu berperan dalam pengentasan kemiskinan melalui perluasan kesempatan kerja, dan menghasilkan barang/jasa industri untuk diekspor," katanya. 

Oleh sebab itu pihaknya terus memetakan UKM by name and by addres sesuai potensinya masing-masing. Misalnya keripik pisang atau kopi dan semacamnya, produk ini dikemas sesuai standar serta kualitas ekspor di pasaran.

Dinas Koperasi dan UKM akan bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan instansi terkait terus melakukan pembinaan. Apalagi di tingkat Kabupaten/Kota masing-masing, yang setiap dinasnya sudah memiliki UKM binaan dan terus dioptimalkan.

"Kami juga mau bergerak dari manual menjadi go digital dan berdaya saing. Yang penting pengusaha menjalankan produknya, pelaku UKM juga diharapkan naik kelas menjadi wirausaha atau pebisnis yang mampu memulihkan perekonomian," katanya.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar