#Bahasa

UKBI Adaptif Sebagai Upaya Menjaga Martabat Bangsa

( kata)
UKBI Adaptif Sebagai Upaya Menjaga Martabat Bangsa
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Endang Aminudin Aziz. Lampost.co/Umar


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif secara daring, Kamis, 25 Maret 2021.

Kemendikbud melalukan pemutakhiran UKBI menjadi Adaptif dengan menggunakan teknologi. UKBI merupakan instrumen uji untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia.

"Pengembangan UKBI adaptif merupakan bentuk keberhasilan pemerintah dalam kemajuan pengembangan bahasan dan sastra melalui lompatan dalam hal desain dan layanan uji," ujar mantan bos Gojek itu.

Sementara itu Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Endang Aminudin Aziz, mengatakan UKBI mengalami banyak perkembangan, format isi dan model penyelenggaraan sejak digagas pada 1990-an.

“Dalam rentang tersebut, UKBI mengalami banyak perubahan mulai dari format, isi dan model penyelenggaraannya, mulai dari berbasis kertas hingga internet atau daring,” kata Aminudin.

Menurutnya, revolusi yang dilakukan pada sistem UKBI adalah upaya menjaga martabat bangsa. Sebab, lanjutnya, bahasa merupakan identitas sebuah bangsa.

"Dengan menggunakan UKBI Adaptif sesungguhnya kita sedang merawat bahasa sebagai martabat bangsa," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar