#pemkabtuba#beritalampung

Uji Coba Penggunaan Tapping Box di Tulangbawang Dinilai Tak Maksimal

( kata)
Uji Coba Penggunaan Tapping Box di Tulangbawang Dinilai Tak Maksimal
Tapping box. Ilustrasil


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menilai penggunaan alat monitoring transaksi (tapping box) di tempat usaha wilayah Kecamatan Banjaragung dan Banjarmargo, dinilai belum maksimal. 

Kabid Perencanaan, Pengembangan, dan Pengendalian Dispenda Tulangbawang, Agus Arianto, mengatakan terdapat 25 tempat usaha yang dipasang tapping box sejak Oktober 2020. Penggunaan itu masih dalam tahap uji coba untuk mendongkrak pendapatan daerah melalui sektor pajak dari rumah makan, tempat hiburan, dan restoran. 

"Daru uji coba itu baru sekitar 20 persen atau baru ada lima yang aktif dan maksimal," kata Agus, di ruang kerjanya, Rabu, 23 Juni 2021.

Untuk mengefektifkannya, kata dia, pihaknya tengah menyiapkan regulasi yang mengatur ketentuan dan sanksi pelaku usaha agar tidak nakal dalam membayar pajak. Sebab, penggunaan tapping box itu sebagai tindak lanjut dari instruksi KPK. 

"Ke depan kami juga berencana menambah jumlah tapping box sebanyak 50 unit jika pandemi Covid-19 sudah mereda," ujarnya. 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar