#korupsi#kpk

Uang Suap Hingga Satwa Dilindungi Ditemukan di Rumah Bupati Langkat

( kata)
Uang Suap Hingga Satwa Dilindungi Ditemukan di Rumah Bupati Langkat
Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. Penyidik menemukan uang hingga satwa dilindungi.

"Tim penyidik menemukan sejumlah uang tunai dalam pecahan rupiah dan dokumen-dokumen lain yang terkait dengan perkara," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu, 26 Januari 2022.

Baca juga: Ditangkap KPK, Harta Bupati Langkat Capai Rp85,15 Miliar

KPK juga menemukan satwa yang dilindungi di rumah Terbit. Satwa itu langsung dibawa ke pihak terkait untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

"Ditemukan pula adanya sejumlah satwa yang dilindungi undang-undang yang diduga milik tersangka TRP (Terbit). Atas temuan ini, tim penyidik segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk tindakan hukum berikutnya," ujar Ali.

Barang bukti yang ditemukan bakal didalami ke saksi dan tersangka. KPK berharap barang bukti yang ditemukan bisa menguatkan tudingan penyidik dalam perkara ini.

KPK menetapkan enam tersangka dalam operasi senyap di Langkat. Mereka, yakni Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, pihak swasta Muara Perangin Angin, Kepala Desa Balai Kasih Iskandar, kontraktor Marcos Surya Abdi, Kontraktor Shuhanda, Kontraktor Isfi Syahfitra.

 

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar