#tks#uangmakan#beritalampung

Uang Makan TKS Distanakbun Bandar Lampung Jadi Sorotan DPRD

( kata)
Uang Makan TKS Distanakbun Bandar Lampung Jadi Sorotan DPRD
Ilustrasi. (Antara)

BANDAR LAMPUNG - DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti anggaran konsumsi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan (Distaknanbun). 

Pasalnya timbul keluhan dari para TKS soal dana uang makan yang dimana, sejak januari 2019 tidak lagi diterima oleh mereka, namun beralih menjadi nasi bungkus yang dibagikan secara langsung oleh kepala dinas (kadis). 

Sehingga hal itupun menarik perhatian salah satu anggota DPRD setempat, M Yusuf Erdiyansyah Putra anggota Komisi II DPRD Bandar Lampung itu mempertanyakan pengelolaan anggaran tersebut. 

Sebab jika anggaran itu dikelola dalam bentuk makanan, maka harus ada pertangungjawaban dan harus melalui pihak ketiga, yakni perusahaan katering yang tidak ada campur tangan dari internal dinas. "Tapi persoalannya pemberian nasi bungkus ini dibuat sendiri oleh kadisnya, dan dibagikan kepada TKS. Kami takutkan ada penyimpangan pada pengelolaan anggaran,” ujarnya, Rabu (14/8/2019).

Berita terkait:

107 TKS Distanakbun Bandar Lampung Pertanyakan Kejelasan Uang Makan

Menurutnya, jika setiap harinya TKS yang bertugas di lapangan itu diberikan nasi bungkus dengan lauk telur sesuai dengan informasi yang beredar. Maka bisa saja terdapat indikasi keuntungan pribadi bagi si pembuat makanan. 

“Kalau mau buat nasi telur, paling berapa sih, tidak sampai Rp10 ribu. Itu pun kalau di rumah makan. Nah kalau yang ini kan dibuat sendiri oleh kadisnya. Padahal asumsinya anggaran tersebut bisa dibagikan tiap TKS sebesar Rp15 ribu,” ungkapnya. 

Maka atas dasar itu, pihak DPRD meminta untuk dilakukan audit terhadap pengelolaan anggaran konsumsi pada Distanakbun oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk memastikan bahwa anggaran tersebut dipergunakan sesuai dengan fungsi dan tujuannya. “Karena bisa saja ada penyimpangan disitu, kami (dewan) minta BPK harus audit dana itu,” tegasnya. 

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar