#beritalampung#bandarlampung#hukum

Tuntut Keadilan, Keluarga Napi Anak Tewas Datangi Kanwil Kemenkumham Lampung

( kata)
Tuntut Keadilan, Keluarga Napi Anak Tewas Datangi Kanwil Kemenkumham Lampung
Keluarga RF dan LBH Bandar Lampung saat berada di gedung Kanwil Kemenkumham Lampung. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co): Keluarga RF (17) narapidana (napi) anak yang tewas diduga dianiaya sesama tahanan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung, menuntut keadilan dengan mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Lampung didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, Jumat, 15 Juli 2022.

Keluarga RF mendatangi kantor itu untuk menyerahkan berkas permohonan secara resmi kepada Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung Edi Kurniadi.

Usai melakukan pertemuan tertutup bersama jajaran Kanwil Kemenkumham Lampung, Direktur LBH Bandar Lampung Sumaindra Jarwardi mengatakan peristiwa itu menjadi preseden buruk terhadap perlindungan anak.

"Kejadian itu tentunya menjadi tamparan bagi seluruh instansi yang mengatasnamakan perlindungan dan pembinaan, tapi nyatanya tidak. Ini tidak hanya bagi korban (RF) tapi juga anak-anak lainnya yang ada disana (LPKA)," katanya.

Sumaindra mengatakan pihak keluarga RF dan LBH Bandar Lampung meminta kepada Menteri Hukum dan HAM agar bertanggung jawab mengusut tuntas kasus itu. Mengingat sudah ada beberapa kasus yang sempat terjadi di dalam lembaga tersebut.

"Dimana LPKA menjadi tempat bagi pembinaan anak didik masyarakat yang mengutamakan kepentingan dan hak-hak anak justru dicoreng dengan adanya kejadian ini," kata Sumaindra.

Selanjutnya LBH Bandar Lampung bersama keluarga juga akan melakukan pengaduan kepada KPAI serta Komnas HAM untuk dapat membantu mengungkap persoalan tersebut agar di kemudian hari tidak ada lagi korban lain.

"Semoga penyidikan kasus ini dapat dilakukan secara transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi," kata Sumaindra.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar