#beritalampung#beritabandarlampung#zakat#baznas

Tuntaskan Kemiskinan Melalui Zakat

( kata)
Tuntaskan Kemiskinan Melalui Zakat
Rakorda Baznas Lampung yang digelar di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung pada Jumat, 25 November 2022. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co): Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) untuk pertama kali dengan tema tiga aman, yakni aman syari, aman regulasi, dan aman NKRI.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengatakan, zakat yang dikelola oleh Baznas merupakan potensi besar yang mampu menuntaskan kemiskinan di Lampung.

"Zakat ini sifatnya wajib, dan jika dikelola dengan baik, maka zakat bisa d mensejahterakan rakyat, khususnya masyarakat Lampung," kata dia, Jumat, 25 November 2022.

Arinal berharap Baznas Lampung mampu bangkit setelah vakum beberapa waktu dengan program-program yang lebih baik. Ia juga berjanji akan mensuport segala program yang dijalankan baik Baznas daerah maupun pusat.

"Nanti akan ada program seperti uang yang pemda pinjamkan, bukan sedekahkan. Uang itu nanti untuk membantu masyarakat dengan sistem pinjam usaha,  kita pinjamkan uang, ada pendampingan ada penanggungjawabnnya," katanya.

Jika program itu mampu diimplementasikan bersama, maka dapat dikatakan bahwa Baznas Lampung berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan.

"Saya berharap Baznas yang sudah ada legitimasi Undang-Undangnya harus ada sikap seperti aksi tanggap terhadap kemiskinan dan isu-isu lingkungan yang ada di Lampung," kata Arinal.

Sementara itu Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)  BPK RI, Yodia Ramli mengatakan dengan diadakannya rakorda Baznas 2022 telah menunjukkan komitmen yang tinggi dari seluruh unsur untuk mewujudkan program pemberdayaan masyarakat dan pementasan kemiskinan di wilayah Lampung.

"Berdasarkan laporan The Royal Islamic Center tahun 2022, Indonesia negara dengan dengan populasi musim terbesar di dunia sekitar ada 231,06 juta penduduk Indonesia setara dengan 86,7% dari total penduduk Indonesia. Hal itu tentunta akan berpotensi dalam penerimaan zakatnya juga," katanya.

Yodia mengatakan, dengan melakukan penguatan manajemen dan kerjasama terutama membangun kolaborasi yang handal dapat membuktikan, bahwa keberadaan Baznas di daerah mampu menjadi partner dalam mewujudkan program pementasan kemiskinan.

"Juga melakukan kolaborasi dan kerja sama program pementasan kemiskinan daerah sehingga menjadi bagian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara periodik," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar