#pdam#lampungbarat

Tunggakan Pelanggan Perumda Air Minum Limau Kunci di Lambar Capai Rp2,8 miliar

( kata)
Tunggakan Pelanggan Perumda Air Minum Limau Kunci di Lambar Capai Rp2,8 miliar
Kabag umum Perumda Air Minum Limau Kunci, Suherman, saat diwawancarai di ruang kerja, Lampung Barat, Rabu, 6 April 2022. (Lampost.co/Eliyah)


Liwa (Lampost.co) -- Hingga Rabu, 6 April 2022, jumlah piutang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) air minum Limau Kunci Liwa mencapai Rp2,888 miliar.

Piutang sebesar Rp2,888 miliar itu adalah pembayaran pelanggan air bersih yang menunggak. Jumlah itu diketahui berdasarkan hasil penghitungan yang telah dilakukan pada akhir 2021 dari total sebanyak 15 ribu pelanggan.

"Jadi, setelah dilakukan penghitungan pada akhir 2021, hingga kini jumlah piutang usaha karena ada pembayaran pelanggan yang menunggak yaitu mencapai Rp2,888 miliar," kata Kabag umum Perumda Air Minum Limau Kunci, Suherman, di ruang kerja, Perumda Air Minum Limau Kunci, Lampung Barat, Rabu, 6 April 2022.

Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan upaya penagihan. Tunggakan sebesar Rp2,888 miliar itu tersebar di semua cabang pelayanan se-Lambar. Dari Rp2,888 miliar yang menunggak itu, tunggakan yang paling tinggi tersebar di tiga cabang yaitu cabang Gihamsukamaju mencapai Rp343 juta, cabang Liwa Rp385 juta, cabang Sukau II Rp325 juta dan lainnya tersebar.

Sebaliknya, kata dia, tahun ini pihaknya akan memberikan kontribusi untuk PAD kepada Pemkab sebesar Rp57,984 juta. Besaran itu ditetapkan setelah adanya hasil audit dari konsultan akuntan publik tentang jumlah laba.

Baca juga: PDAM Limau Kunci Liwa di Lambar Buka WA Center untuk Terima Pengaduan Pelanggan

Suherman menjelaskan hasil audit tersebut diketahui bahwa tahun 2021 Perumda Air Minum Limau Kunci menghasilkan laba sebesar Rp144,960 juta. Kemudian, berdasarkan hasil rapat dewan pengawas dengan perusahaan maka sebesar Rp57,984 juta dari jumlah laba itu akan diberikan untuk PAD.

Suherman juga mengaku, pemberian kontribusi PAD ini telah tiga tahun berturut-turut dilaksanakan mulai 2019 sejak berdirinya perusahaan air bersih yang namanya saat ini telah menjadi Perumda Air Minum Limau Kunci.

Adapun total PAD selama tiga tahun ini yaitu mencapai Rp257,455 juta.  Perinciannya, pembayaran PAD pada 2020 Rp52 juta, pada 2021 Rp147,4 juta, dan pada 2022 Rp57,984 juta. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar