#PAJAK#RETRIBUSIPAJAK#BERITABANDARLAMPUNG

Tunggak Pajak, Tiga Rumah Makan dan Satu Kafe Disegel

( kata)
Tunggak Pajak, Tiga Rumah Makan dan Satu Kafe Disegel
Satpol-PP Kota Bandar Lampung saat melakukan penyegelan terhadap rumah makan atau tempat usaha yang menunggak pajak dan tidak memakai tapping box, Senin, 14 Juni 2021.   Dok Diskominfo Kota Bandar Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim pengawasan pajak daerah Kota Bandar Lampung kembali menyegel tiga rumah makan berikut dengan satu kafe dengan pelanggaran menunggak retribusi pajak dan tidak menggunakan tapping box atau alat perekam transaksi. Tiga rumah makan dimaksud antara lain sate luwes, geprek juara, rumah makan ibu haji prasmanan, dan Daily Cafe.

Inspektur Kota Bandar Lampung selaku ketua tim, M. Umar, mengatakan penyegelan kali ini menyasar para pengusaha rumah makan serta kafe yang tidak memakai tapping box serta telah menunggak pajak.

"Hari ini yang kami segel rata-rata menunggak pajak selama 10 bulan. Selain itu, tidak menggunakan tapping box dan telah diberikan surat teguran dan kali ini adalah tindakan tegas," ujarnya, Senin, 14 Juni 2021.  

Baca juga : Bakso Sony di Sultan Agung Tolak Pasang Tapping Box

Umar menjelaskan untuk sate luwes terdapat tunggakan dan pemakaian tapping box tidak maksimal dari tahun 2019. 

"Rumah makan geprek juara juga sudah ditutup karena mereka ada tunggakan 8 bulan, serta tidak maksimalkan pemasangan tapping box. Begitu juga Cafe Daily ada tunggakan pajak sejak Januari selama 6 bulan," kata dia. 

Sebelum penyegelan ini, Pemkot telah melakukan pendekatan secara persuasif. Mereka memberikan surat pemberitahuan bahwa terdapat tunggakan yang harus diselesaikan oleh para wajib pungut sebagai suatu kewajiban. 

"Setelah itu, pemkot akan melihat efek jeranya bagi tempat usaha lain agar segera menyelesaikan kewajiban sebagai pemungut pajak," ujar dia.  

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar