#Peristiwa#minyaktumpah#kepulawanseribu#karawang#nasional 

Tumpahan Minyak di Karawang Sampai ke Kepulauan Seribu

( kata)
Tumpahan Minyak di Karawang Sampai ke Kepulauan Seribu
Warga mengumpulkan limbah tumpahan minyak milik Pertamina yang tercecer di Pesisir Pantai Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat. Foto: Antara/M Ibnu Chazar.

JAKARTA (Lampost.co) -- Tumpahan minyak mentah PT Pertamina di perairan utara Karawang, Jawa Barat, meluas hingga Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Ceceran minyak mentah sampai ke pesisir Jakarta sekira sejak, 25 Juli 2019.
 
Dinas Lingkungan Hidup DKI bersama Bupati Kepulauan Seribu Husen Murad, Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, lurah Untung Jawa, serta unsur Pertamina Hulu Energi (PHE), langsung mengecek lapangan.
 
Mereka memantau ceceran minyak ke beberapa pulau, seperti ke Pulau Untung Jawa, Ayer, Bidadari, Kelor, Onrust, dan Rambut. 

"Terdapat ceceran pek (lembah minyak) yang diduga dari kebocoran pipa minyak Pertamina ajungan lepas pantai Karawang. Ceceran ditemukan di lokasi bibir pantai Pulau Untung Jawa, Ayer, Bidadari, dan Kelor," kata Kepala Seksi Penanganan Pengaduan dan Sengketa Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Rusliyanto saat dihubungi, Jakarta, Selasa, 30 Juli 2019.
 
Rusliyanto mengaku telah memerintahkan pasukan oranye dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu dan kelurahan setempat untuk membersihkan tumpahan pek. Hingga saat ini, jumlah pek yang berhasil dibersihkan di Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut sebanyak 1.000 karung dengan kapasitas 50 kilogram.

Tumpukan pek itu dikumpulkan di Pulau Untung Jawa sebelum dibawa oleh Pertamina. Dari 1.000, baru 475 karung yang dimusnahkan PT Pertamina.
 
Rusliyanto mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan PHE terkait penanganan tumpahan minyak tersebut. Untuk memastikan limbah pek yang masuk ke wilayah Kepulauan Seribu, KLHK dan Pertamina akan mengambil sampel.
 
Kamis, 18 Juli 2019 sekitar pukul 06.30 WIB terjadi kebocoran dan gelembung gas di sekitar anjungan lepas pantai YYA, Blok Minyak dan Gas Offshore North West Java (ONWJ) PT Pertamina. Kebocoran itu terjadi sekitar dua kilometer dari Pantai Utara Jawa, Karawang, pada titik koordinat 06° 05' 864" LS 107° 37' 463" BT.

 

Medcom



Berita Terkait



Komentar