#Kesehatan#VirusKorona

Tularkan Covid-19 ke 22 Orang, Pria Spanyol Ditangkap

( kata)
Tularkan Covid-19 ke 22 Orang, Pria Spanyol Ditangkap
Warga beraktivitas dengan memakai masker di pulau Balearic, Majorca, Spanyol pada 16 Juli 2020. (JAIME REINA / AFP)


Malorca (Lampost.co) -- Seorang pria di Spanyol ditangkap usai diduga secara sengaja menularkan Covid-19 ke 22 orang. Pria 40 tahun itu juga diduga tetap pergi bekerja dan beraktivitas di pusat kebugaran meski memperlihatkan beberapa gejala Covid-19, yakni batuk dan temperatur tubuh di atas 40 derajat Celcius.

Menurut laporan media lokal, pria tersebut berjalan-jalan di tempat kerjanya di wilayah Majorca meski memperlihatkan gejala. Tak hanya itu, ia menurunkan masker di wajahnya dan mengatakan bahwa ia akan menularkan Covid-19 ke semua rekan kerja.

Lima orang di tempat kerjanya, dan tiga warga di pusat kebugaran, dinyatakan positif Covid-19. Tambahan 14 orang lainnya, termasuk beberapa anggota keluarga dari pria tersebut, juga terinfeksi. Satu dari 14 orang itu termasuk bocah berusia tiga tahun.

Dilansir dari laman BBC pada Sabtu, 24 April 2021, Kepolisian Spanyol mengonfirmasi bahwa pria yang tak disebutkan namanya itu sudah memperlihatkan gejala-gejala Covid-19 selama beberapa hari. Namun pria itu menolak pulang ke rumah dari tempat kerjanya di kota Manacor.

Ia sempat menjalani tes PCR pada suatu malam, namun tetap pergi bekerja dan beraktivitas di pusat kebugaran sembari menunggu hasil.

Polisi menyebut, beberapa kolega sempat memintanya pulang, namun ditolak mentah-mentah. Setelah itu, ia menurunkan maskernya dan berkata: "Saya akan menularkan virus korona kepada kalian semua."

Saat hasil tes PCR pria tersebut keluar, para koleganya khawatir dan menghubungi polisi. Otoritas Majorca mengaku sudah menginvestigasi kasus ini sejak akhir Januari.

Meski 22 orang terinfeksi Covid-19 akibat ulah pria tak bertanggung jawab tersebut, polisi mengatakan mereka semua tidak memperlihatkan gejala serius.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar