Covid-19

Tulangbawang Tambah Tiga Kasus Baru Covid-19

( kata)
Tulangbawang Tambah Tiga Kasus Baru Covid-19
(Dok. pixabay.com)


MENGGALA (Lampost.co) -- Kurva kasus positif Covid-19 Kabupaten Tulangbawang kembali bergerak dengan bertambahnya tiga kasus baru yang kini berjumlah 42 kasus.

Berdasarkan rilis Dinas Kesehatan Provinsi Lampung di media sosial Instagramnya pada 9 Desember 2020. Terdapat tiga penambahan kasus baru sehingga berjumlah 42 kasus.

Dari jumlah diatas, terdapat satu kasus kematian dan 31 kasus lainnya dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. 

Berdasarkan data itu pula, Kabupaten Tulangbawang kini masuk ke dalam Zona Orange penyebaran wabah Covid-19 setelah sebelumnya pada 18 November 2020 lalu sempat turun ke Zona Kuning.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang Fatoni mengatakan, tiga pasien baru itu yakni tuan T, tuan H, dan Ny S. Namun Fatoni enggan merinci identitas dan riwayat perjalanan para pasien.

Ia menyatakan tiga pasien baru itu diluar anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang yang dinyatakan positif Covid-19. Ketiganya saat ini tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit pelat merah setempat. 

"Bukan (anggota DPRD Tulangbawang). Saat ini pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Menggala," kata Fatoni, dihubungi Lampost.co, Rabu (9/12/2020). 

Dengan meningkatnya angka kasus positif Covid-19, ia mengaku saat ini pihaknya melakukan pengawasan ketat terhadap warga yang baru saja tiba dari bepergian. Pengawasan dilakukan dengan melibatkan aparatur dan bidan kampung.

"Pengawasan ketat penduduk yang pergi dan pulang kerja sama dengan aparatur kampung, kepala kampung, camat, kepala puskesmas, dan bidan kampung," katanya.

Nantinya, jelas Fatoni, jika ada warga Tulangbawang baru saja tiba bepergian dari luar daerah, akan diminta langsung melaksanakan isolasi mandiri. Bahkan, akan dilakukan rapid test untuk mendeteksi secara dini kesehatannya.

Upaya itu, lanjut dia, sebagai upaya menekan kurva kasus penyebaran virus korona yang kini terus meningkat di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur. "Langsung meminta mereka isolasi mandiri dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh serta gejala lainnya. Dua hari kemudian dilakukan rapid test," kata dia. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar