#TERORIS#DENSUS88

Tujuh Anggota JI Lampung Punya Posisi dan Peran Berbeda

( kata)
Tujuh Anggota JI Lampung Punya Posisi dan Peran Berbeda
Irjen Argo Yuwono saat memaparkan penangkapan kelompok radikal/ Foto: Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejak 12-17 Agustus 2021, Densus 88 Anti Teros Mabes Polri, menangkap 53 orang terkait kelompok radikal di 11 provinsi. Sebanyak 50 orang diantaranya dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dan tiga orang dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Di Lampung tujuh orang," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Jakarta, Jumat, 20 Agustus 2021

Ia memaparkan peran dan posisi ketujuh orang tersebut di Kelompok JI. Pertama IG alias G, ia merupakan anggota JI Lampung di bidang Tohiyah (salah satu bidang di JI). Kemudian, AS, merupakan Ketua Kordinator Daerah I JI Lampung dan Bengkulu. Selanjutnya, S alias MA merupakan Ketua Tim I Lampung dan Ketua Bagian Pelayanan III Tohiyah di Metro, Bandarjaya, dan Way Jepara.

Baca juga: Total, Tujuh Terduga Teroris Ditangkap di Lampung

Kemudian, inisial F, merupakan anggota Istighot JI Lampung. Lalu, JS, Bendahara Korwil JI Lampung dan aktif di kegiatan Istighot JI. Selanjutnya, inisial AR, anggota sasana bidang Alwi JI. Ia merupakan anggota sasana JI angkatan ke II gelombang V yang berangkat ke Suriah. Terakhir inisial SH, merupakan Bendahara JI tahun 2012-2014.

Secara umum, seluruh anggota JI yang ditangkap dan dijadikan tersangka diduga hendak melaksanakan aksi teror saat HUT Ke-76 RI pada 17 Agustus 2021. Namun, Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menggagalkan aksi teror tersebut.

"Sesuai keterangan beberapa tersangka, Kelompok JI ingin menggunakan momen hari kemerdekaan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar