#Hukum#Miras#AnakPunk

Tujuh Anak Punk Pesta Miras Diamankan Aparat

( kata)
Tujuh Anak <i>Punk</i> Pesta Miras Diamankan Aparat
Ilustrasi/Medcom.id.

Metro (Lampoat.co) -- Aparat kepolisian di Kota Metro menangkap tujuh anak punk, Sabtu malam, 16 Februari 2020. Mereka diamankan petugas saat berpesta menikmati minuman keras jenis tuak.

Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati melalui Kasat Reskrim AKP Gigih Andri Putranto mengatakan penangkapan tujuh anak punk tersebut berdasarkan laporan masyarakat. Pasalnya, kegiatan komunitas tersebut meresahkan warga setempat.

"Mereka kita amankan pada Sabtu malam, 15 Februari 2020, sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu tim satgas Operasi Cempaka Krakatau Polres Metro melaksanakan razia premanisme dan miras," kata Kasat, Senin,  Februari 2020.

Ketujuh anggota komunitas punk yang diamankan tersebut terdiri atas lima orang laki-laki dan dua perempuan. Dari ketujuhnya hanya terdapat dua orang merupakan warga Metro.

Kedua warga Metro tersebut, PMR (20) dam NA (23). Sementara yang lainnya WL (25) warga 43 Polos Desa Sumber Rejo Kecamatan Batanghari Lampung Timur. AJ (30) warga Bandar Jaya, Lampung Tengah. BS (18) warga Tanjung Karang, Bandar Lampung. Sisanya perempuan, masing-masing berinisial CE (18) warga Nganjuk, Jawa Timur dan SA (21) warga Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Kronologis penangkapan kata Gigih, bahwa anggota komunitas punk tersebut diamankan saat tengah pesta miras. Waktu itu, para anak punk sedang meminum minuman keras jenis tuak di tempat umum hingga meresahkan masyarakat. Setelah diamankan dan diperiksa identitas serta digeledah, ditemukan satu botol miras jenis tuak.

Guna dilakukan pembinaan dan pendataan, ketujuh anak punk tersebut diamankan di Mapolres Metro.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar