Pilkadespilperatin

Tuding Panitia Tak Netral, Peserta Pilperatin di Way Krui Pilih Mundur

( kata)
Tuding Panitia Tak Netral, Peserta Pilperatin di Way Krui Pilih Mundur
Surat pengunduran salah satu calon peratin. Yon fisoma

KRUI (Lampost.co) -- Khairul Asywar, calon nomor urut dua memilih mundur dalam pemilihan peratin (pilpratin) di Pekon Penggawalima Ilir, Kecamatan Way Krui, Pesisir Barat. Pengunduran diri tersebut karena diduga tidak netralnya Lembaga Himpun Pekon (LHP) dan panitia pemilihan peratin.

"Tadi pagi sebelum dilakukan pemilihan melalui saksi saya. Saya mengatakan mengundurkan diri melalui surat tertulis. Atas permintaan masyarakat, saya mengundurkan diri dengan alasan ketidaknetralan panitia dan LHP dan ini dinilai cacat hukum," kata Khairul, Sabtu, 8 Februari 2020.

Ia menambahkan alasan mundur dari pilpratin diantaranya yakni pada 28 Januari 2020, saat menyerahkan berkas pencalonan dirinya, panitia pilpratin menyatakan selanjutnya akan memanggil dirinya untuk menentukan tahapan tahapan selanjutnya. Namun sampai saat ini dirinya tidak pernah diajak atau dipanggil oleh panitia pilpratin.

Khairul juga menyoroti nama-nama 42 orang perwakilan masyarakat yang memiliki hak pilih pada Pilpratin PAW tersebut karena tidak diumumkan ke publik atau masyarakat di pekon itu, termasuk kepada dirinya selaku calon peratin.

"Masyarakat yang memiliki hak pilih (DPT) juga tidak pernah mendapat undangan pemilihan itu," kata Khairul.

Lanjut Khairul, selain menyampaikan surat resmi pengunduran dirinya disertai berita acara yang ditandatangani puluhan masyarakat yang menilai ketidaknetralan panitia dan LHP. Pihaknya menuding pilpratin itu cacat hukum.

Sementara itu Ketua LHP pilpratin PAW Pekon penggawalima Ilir, Yursan membantah adanya rekayasa dalam pemilihan peratin. Terkait tidak diumumkannya nama-nama DPT, ia beralasan khawatir terjadi money politik oleh calon peratin.

"Siapa tahu ada unsur money politik, namanya hanya 42 orang yang memilih," kata Yursan.

Diketahui dalam pilpratin Pekon Penggawalima Ilir mempertemukan dua orang calon yaitu Afrizal, dan Khairul Asywar.

Winarko



Berita Terkait



Komentar