#pendidikan#smartschool#tubaba

Tubaba Siap Jalankan Program Smart School

( kata)
Tubaba Siap Jalankan Program Smart School
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Tubaba, Budiman Jaya. (Foto:Lampost/Merwan)


PANARAGAN (Lampost.co)--Dua sekolah menengah pertama di kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) ditetapkan menjadi sekolah percontohan untuk menjalankan  program Smart School Nenemo SSL.

Kedua sekolah tersebut yakni UPT  SMPN 2  dan UPT SMPN 6 Tubaba. Kedua sekolah ini ditunjuk setelah melalui penilaian tim kabupaten dan provinsi. Program Smart School Nenemo SSL tersebut menjadi program unggulan untuk menyiapkan generasi  unggul Tubaba.

"Tim menilai dua sekolah ini mampu untuk menyukseskan program Smart School Nenemo SSL yang akan dimulai tahun 2023," ujar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Tubaba, Budiman Jaya, Selasa, 9 Agustus 2022.

Budiman menjelaskan Smart School merupakan sekolah berbasis teknologi yang berlandaskan prinsip Nenemo SSL (sederhana setara dan lestari) untuk mendukung  tujuan pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan pemerintah provinsi.

"Smart school inikan program kementerian pendidikan. Sedangkan di Tubaba ada program Nenemo SSL, makanya kedua program ini disatukan agar sejalan dengan program pusat dan provinsi," kata dia.

Langkah awal ini terdapat dua sekolah pilihan yang dinilai mampu sebagai pilot projek untuk menerapkan program tersebut. Selain SDM, sarana, dan prasana di dua sekolah ini sangat mendukung untuk menyukseskan program tersebut.

"Setelah dua sekolah ini sukses, kedepannya akan diterapkan disemua sekolah menengah termasuk sekolah dasar,"ujarnya

Dia mengatakan kegiatan kunci Smart school tersebut terdiri dari lima sasaran, pertama smart teacher. Kegiatan ini merupakan identifikasi dan pembibitan calon tenaga pendidikan di masa depan dan mewujudkan generasi unggul Tubaba berlandaskan Nenemo SSL.

Kedua, smart student yakni meningkatkan kompetensi pedagogik dan kecakapan hidup peserta didik dengan gaya pembelajaran abad 21. 

Ketiga,  smart facility yakni peningkatan sarana dan prasana sekolah berbasis IT dan keterampilan hidup untuk siswa Tubaba yang dapat menciptakan ruang tumbuh dan kreatifitas peserta didik.

Keempat yakni smart curriculum. Kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendorong percepatan penyusunan kerangka pembelajaran guru dalam penerapan merdeka belajar dengan menggunakan kelas maya atau web belajar.id.

Dan kelima smart environment yakni mewujudkan pengelolaan lingkungan yang pintar dengan memperhatikan isu ekologi, literasi, dan gizi seimbang berdasarkan pembiasaan Nenemo SSL.

"Lima cakupan tersebut yang akan menjadi sasaran untuk mewujudkan generasi unggul Tubaba," kata dia.

Sesuai dengan arahan Pj Bupati Zaidirina,  program tersebut akan diawali pada tahun ajaran 2023. Program ini menyokong dari program Tubaba Cerdas yang membangun pendidikan karakter siswa sekolah  melalui program Guru Penggerak.

"Kami berharap program Smart School Nenemo SSL ini dapat didukung semua pihak. Termasuk dari lembaga legeslatif," ujar Budiman yang diamini Qodhi Putra Bujung, Kepala Bidang Pendidikan Dasar setempat

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar