#WTP

Tuba Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut

( kata)
Tuba Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut
Tulangbawang meraih Opini WTP 7 kali berturut-turut


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke tujuh kalinya secara berturut-turut.

Diketahui, BPK telah melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemkab Tulangbawang tahun 2020.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Kabupaten Tulangbawang tahun 2020 diterima langsung Bupati Tulangbawang Winarti dan Ketua DPRD Tulangbawang Sopi'i, di Bandar Lampung, Rabu, 28 April 2021.

Bupati Tulangbawang Winarti, bersyukur karena kembali dapat mempertahankan capaian opini WTP ke tujuh kalinya secara berturut-tururt.

"Terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPK RI perwakilan Provinsi Lampung atas diserahkan opini WTP yang sudah diberikan kepada kami," kata Winarti.

Ia meyakini capaian yang didapat sudah melalui proses dan tahap pemeriksaan yang ketat oleh BPK.

Sebelumnya sejumlah laporan keuangan telah diserahkan, meliputi realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah, laporan saldo anggaran lebih, neraca daerah, laporan operasional, laporan arus kas , laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan .

"Saya sangat yakin BPK memiliki standar yang digunakan secara tetap dalam undang-undang keuangan negara yang disebut Standard Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN)," kata dia.

Winarti berharap manajemen pengelolaan keuangan Tulangbawang dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan akan semakin baik, akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun etika kewajaran.

"Harapan saya sangat besar untuk membangun infrastruktur di Pemerintah Kabupaten Tulangbawang. Saya berharap BPK RI perwakilan Provinsi Lampung untuk senantiasa memberikan bimbingan dan arahan," katanya.

Dalam kegiatan itu, Winarti didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang Sopi'i, Sekretaris Daerah Anthoni, Inspektur Pahada Hidayat, Kepala BPKAD Rustam Effendi. 

Winarko







Berita Terkait



Komentar