#Waisak

Tri Suci Waisak Bawa Kedamaian dan Keharmonisan

( kata)
Tri Suci Waisak Bawa Kedamaian dan Keharmonisan
Umat Buddha melaksanakan Perayaan Waisak sebelum pandemi covid-19. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Umat Buddha di Provinsi Lampung akan menyambut Perayaan Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis/2021Masehi di Masa Pandemi Covid-19 pada 26 Mei 2021. Pelaksanaan pujabakti, dan meditasi diimbau agar tidak dilaksanakan secara massal dengan menghadirkan umat dalam jumlah yang besar, baik di rumah ibadah maupun tempat umum.

Pemerintah pusat juga telah mengeluarkan kebijakan untuk pelaksanaan Waisak. Seperti Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: SE.11 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Puja Bhakti/Sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis/2021Masehi di Masa Pandemi Covid-19.

Kemudian juga Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi mengeluarkan Surat Himbauan Nomor: B-929/DJ.VII/Dt.VII.I/BA.00/04/2021 perihal Himbauan Pelaksanaan Ibadah Hari Raya Trisuci Waisak. Waisak tahun ini bertemakan "Bangkit Bersatu Untuk Indonesia Maju".

Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Sholat Idulfitri 1 Syawal 1442H/2021M, Kenaikan Isa Al Masih dan Hari Raya Waisak dalam situasi pandemi Covid-19 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota, Forkopimda, Instansi Vertikal, Rektor Perguruan Tinggi, Perangkat Daerah, BUMN/BUMD serta Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan di Lampung.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Lampung, Andi Lie Wirawan mengatakan untuk menyambut perayaan Tri Suci Waisak yang merupakan hari suci Umat Buddha untuk memperingati 3 peristiwa penting dalam kehidupan Sang Buddha yaitu Pertama, lahirnya Pangeran Siddharta Gautama di Taman Lumbini. Kedua, Pangeran Siddharta Gautama mencapai penerangan agung dan menjadi Buddha. Ketiga, Buddha Gautama parinibbana (wafat).

"Sesuai dengan tema perayaan Tri Suci Waisak kali ini mari kita bangkitkan semangat persatuan untuk Indonesia Maju dan dengan semangat waisak pula kita gunakan hati ini untuk kebaikan. Semoga berkah perayaan Tri Suci Waisak membawa kita mencapai kedamaian dan keharmonisan" katanya kepada Lampost, Senin, 24 Mei 2021.

Kemudian ia mengimbau kepada semua majelis untuk dapat merayakan waisak sesuai ritual dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun tidak mengurangi rasa spirituanya pada saat merayakan Waisak.

"Kita juga sangat menghargai keputusan baik pusat maupun daerah. Dalam renungan Waisak kali ini kita perbanyak doa untuk keselamatan Bangsa dan Negara," katanya.

Untuk pelaksanaan ibadah secara tatap muka secara langsung, ia mengatakan pelaksanaannya terbatas hanya untuk anggota sangha/pengelola/pengurus rumah ibadah dengan memperhatikan status zona covid-19. Umat Buddha dianjurkan melaksanakan pujabakti dan detik-detik waisak dirumah saja serta memanfaatkan teknologi infomasi, media sosial, atau live streaming.

"Semua Vihara melaksanakan ibadah seperti mandikan rupang dan memberikan persembahan. Tetapi, hanya tidak banyak umat yang terlibat. Karena sudah ada surat edaran jadi acuannya," katanya.

Winarko






Berita Terkait



Komentar