#beritalampung#beritalampungterkini#dtu#penangananinflasi

Total Belanja Rutin yang 523 Pemda Anggarkan Rp3,4 Triliun

( kata)
Total Belanja Rutin yang 523 Pemda Anggarkan Rp3,4 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Jumlah pemerintah daerah yang sudah menganggarkan dua persen dari dana transfer umum (DTU) untuk belanja wajib mencapai 523. Anggaran dua persen itu dalam rangka penanganan dampak inflasi dengan total nilai Rp3,4 triliun per 23 September 2022.

"Sampai dengan 23 September sudah 523 pemda atau 96 persen telah menyampaikan laporannya. Ternyata mereka membelanjakan Rp3,4 triliun," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTA, seperti melansir Antara, Senin, 26 September 2022.

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Membuat Daya Beli Masyarakat di Pasar Sentral Menurun 

Sri Mulyani menjelaskan pemerintah daerah diminta menggunakan dua persen dari DTU dalam rangka memberikan bantalan sosial bagi masyarakat di daerah masing-masing. Belanja wajib tersebut telah diatur melalui PMK Nomor 134/PMK.07/2022 dan disampaikan kepada pemda se-Indonesia melalui kegiatan sosialisasi, surat, SMS blast maupun WA blast oleh call center Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK).

Menkeu menambahkan ke-523 pemda ini telah menyampaikan laporan penganggaran belanja wajib pelindungan sosial tahun anggaran 2022 dengan anggaran sejumlah Rp3,4 triliun. Anggaran belanja wajib Rp3,4 triliun itu dibelanjakan untuk bantuan sosial Rp1,7 triliun atau 49,4 persen dan penciptaan lapangan kerja Rp600 miliar atau 18,5 persen. Kemudian subsidi sektor transportasi Rp300 miliar atau 9,5 persen dan perlinsos lainnya Rp800 miliar atau 22,5 persen.

"Angka ini lebih tinggi dari angka yang tadinya kami identifikasi dua persen dari DTU. Ini berarti daerah-daerah sudah cukup baik dan responsif dalam berupaya meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar