#tokosepatu#diskon#ekonomibisnis

Toko Sepatu Paramount Tutup, Beri Diskon Hingga 80 Persen

( kata)
Toko Sepatu Paramount Tutup, Beri Diskon Hingga 80 Persen
Masyarakat padati Paramount yang berikan diskon besar-besaran hingga 31 Agustus. Lampost.co/Effran Kurniawan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Toko sepatu Paramount berencana untuk menutup pelayanannya kepada masyarakat setelah melegenda di Bandar Lampung. Pensiunnya kios yang berlokasi di Jalan Jendral Suprapto, Simpur, Bandar Lampung itu menghadirkan diskon besar yang menjadi penutupan usai dalam 35 tahun berdirinya.

Pemilik Toko Paramount, Ny. Rusli menjelaskan toko tersebut berdiri sejak 17 September 1984 yang dimulai dari kios kecil. Dalam perkembangannya, usaha yang ditekuninya itu terus berkembang ditengah prinsip untuk menjaga kualitas barang dan harga yang lebih kompetitif guna memudahkan pemasaran.

"Namun, setelah dimakan usia saya sendiri sebagai ibu rumah tangga ingin juga turut fokus berperan di rumah. Makanya saya mau istirahat, sehingga kedepannya anak-anak yang bertarung dalam karirnya berdasar kesukaannya masing-masing," kata Ny. Rusli.

Atas rencana pensiunnya itu, dia pun menggelar closing down sale sebagai diskon terakhir yang diberikan kepada pelanggan setianya. Diskon besar diberikan mulai 50% hingga 80% untuk seluruh produk. Dalam program ini sepatu olah raga, sekolah, sepatu wanita menjadi produk terlarisnya.   

"Ada Adidas, Pierro, dan Nike itu paling laris. Terlebih, ada obral sandal perempuan hanya Rp50 ribu. Setiap hari kami pajang 50 pasang dan selalu habis. Ada barang dari harga Rp200 ribu bisa dapat Rp50 ribu dan Rp350 menjadi Rp150. Rencananya kami gelar selama barang tersedia atau 31 Agustus," ujarnya.

Menurutnya, diskon penutupan itu membuat tokonya selalu ramai dikunjungi pelanggan, baik pagi, saat istirahat kerja, dan waktu pulang kerja.

"Tapi, memang banyak pelanggan yang sedih mendengar Paramount akan tutup. Sebab, pelanggan sudah percaya dengan produk yang kami jual dan sudah berlangganan hingga puluhan tahun," katanya.

Effran Kurniawan



Berita Terkait



Komentar