#Kebakaran#Lampungselatan

Toko Sembako Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

( kata)
Toko Sembako Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar
Toko sembako di Desa Rawi Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan ludes terbakar pada Minggu, 20 Desember 2020 dini hari/ Dok. Warga


Kalianda (Lampost.co) -- Toko sembako milik Marhaban (58), di Desa Rawi Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) ludes terbakar pada Minggu, 20 Desember 2020 dini hari. Kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik.  

Akibat peristiwa tersebut, Marhaban mengalami kerugian hingga Rp1,5 miliar.  .

Berdasarkan informasi yang di himpun Lampost.co, api mulai membakar toko pada pukul 02.20 WIB.  Api semakin membesar karena banyaknya bahan yang mudah terbakar  seperti sembako dan makanan ringan.   

Menurut salah satu warga setempat Jainudi (51), ia langsung melaporkan kepada kepala desa ketika melihat api membakar toko.  Jainudi juga memberi kabar kepada masyarakat melalui pengeras suara milik masjid desa. 

"Saat terjaga dari tidur saya lihat kepulan asap telah memenuhi atap toko sembako milik Pak Marhaban," kata Jainudi, Minggu, 20 Desember 2020.

Kepala Desa Rawi Muhroji menduga kebakaran toko itu dipicu dari percikan api akibat korsleting listrik. Beruntung, api bisa segera dipadamkan sehingga tidak sampai merembet ke rumah lainnya. 

"Api berhasil dipadamkan satu jam usai kejadian dengan dua mobil pemadam kebakarab (damkar) dan dibantu puluhan warga desa," kata Muhroji. 

Dalam peristiwa tersebut,  ujar dia,  tidak ada korban jiwa karena pemilik toko tidak menjadikan usahanya itu sekaligus sebagai tempat tinggal. 

"Rumah pemilik toko tidak jauh dari lokasi usahanya. Sehingga tidak ada korban jiwa, " katanya.  

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar