#penipuan#orderfiktif

Toko Kulkas hingga Pedagang Pempek di Bandar Lampung Tertipu Orderan Fiktif

( kata)
Toko Kulkas hingga Pedagang Pempek di Bandar Lampung Tertipu Orderan Fiktif
Tangkapan layar percakapan pelaku dan pedagang pempek saat pemesanan. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pedagang di Kota Bandar Lampung mendapatkan orderan fiktif. Pelaku memesan barang dengan mengirimkan alamat di Jalan Gn Agung, Kupang Kota, Telukbetung Utara.

Lima pedagang yang mendapatkan orderan fiktif tersebut mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Para pelaku melakukan orderan melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Salah satu pedagang pempek di Kemiling, Evi menceritakan pemesan fiktif yang muncul di ponselnya mengatasnamakan Husen, warga Kupang Kota.

"Orderannya Rp175 ribu. Pas kita siapin dan dikirim ke lokasi sesuai titik di dekat Majid Jami Al-Mabrur pelaku memblokir nomor saya," kata dia, Minggu, 25 Juli 2021. 

Baca: Kakek di Sidomulyo Ditipu Tukang Obat hingga Jutaan Rupiah

 

Evi menyadari dirinya jadi korban penipuan setelah di lokasi melihat warga berkumpul bersama pedagang lain yang juga terjerat orderan fiktif. 

"Ada juga pesanan kulkas freezer seharga Rp4,2 juta. Ada juga minuman, kue basah, dan nasi kotak sebanyak 180 bungkus," kata dia.

"Ibu-ibu pedagang kue basah menangis karena biayanya dia pinjam dulu dari warung," tambah dia.

Menurut Evi, di sekitar tempat kejadian memang ada warga bernama Husen. Namun dia bukan pelaku orderan fiktif. 

"Pas dicek nomor Pak Husen berbeda. Pelaku mendapatkan nomor saya dari Facebook," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar