#umplampung#upah

Tobas Minta Kepala Daerah Kaji UMP agar Bisa Naik

( kata)
Tobas Minta Kepala Daerah Kaji UMP agar Bisa Naik
Ketua Fraksi Partai NasDem di MPR, Taufik Basari. LAMPOST/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota diminta mengkaji mengenai upah minimuml provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di daerah masing-masing. Hal tersebut untuk mengetahui seperti apa kondisi para pekerja/buruh sebelum mengeluarkan kebijakan terkait upah minimal untuk 2021.

Ketua Fraksi Partai Nasdem di MPR, Taufik Basari menyayangkan adanya kebijakan dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 yang tidak menaikkan upah untuk para pegawai/buruh. Ia berharap kepala daerah harus peka terhadap keadaan daerahnya masing-masing.

"Saya menyayangkan kebijakan dari Kemenaker yang meminta agar pada 2021 ini tidak menaikkan UMP. Semestinya, kita serahkan saja kepada masing-masing kepala daerah untuk melakukan evaluasi melihat kondisi dari masing-masing wilayahnya," kata Tobas usai Rakerwil Garda Pemuda NasDem di Hotel Emersia Bandar Lampung, Minggu, 1 November 2020.

Berita terkait: UMP 2021 Lampung Tetap Rp2,4 Juta

Dia mengatakan kepala daerah juga harus melihat sektor-sektor mana saja yang masih bisa dinaikkan UMP dan sektor mana yang sulit untuk menaikkan UMP. Apalagi saat ini masih masa pandemi Covid-19, kondisi perekonomian para pekerja/buruh harus diperhatikan pemerintah. Tobas, sapaan akrabnya, menyarankan untuk tingkat provinsi agar gubernur bisa melakukan perhatian dan kajian yang serius mengenai UMP agar tidak merugikan buruh/pegawai.

"Kalau misalnya hasil kajian memungkinkan bagi adanya kenaikan UMP untuk sektor-sektor tertentu, saran saya lakukanlah itu. Jadi sekarang kuncinya ada di gubernur, kita harap gubernur tetap memperhatikan nasib rakyat ini," kata anggota DPR asal Daerah Pemilihan Lampung 1 itu.

Namun ada juga beberapa provinsi yang memutuskan menaikkan UMP 2021, seperti Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, dan DKI Jakarta. "Iya di Jawa Tengah, Yogya bisa naik. Kita lihat apakah Lampung menaikkan UMP atau tidak. Saya berharap gubernur mengeluarkan kebijakan dengan mempertimbangkan nasib para buruh. Semangat yang harus dibangun ini ialah meringankan beban ekonomi buruh di tengah pandemi," kata Ketua DPW Partai NasDem Lampung itu.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar