unilanasdemuuciptakerja

Tobas dan Fakultas Hukum Unila Bedah UU Cipta Kerja

( kata)
Tobas dan Fakultas Hukum Unila Bedah UU Cipta Kerja
Anggota DPR RI Dapil) Lampung 1, Taufik Basari melakukan kuliah umum tetang hukum ketenagakerjaan bersama mahasiswa dan civitas akademika di Aula Fakultas Hukum Universitas Lampung, Selasa 3 November 2020. Lampost/Sukisno


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) asal Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung 1, Taufik Basari melakukan kuliah umum tentang hukum ketenagakerjaan bersama mahasiswa dan civitas akademika di Aula Fakultas Hukum Universitas Lampung, Selasa 3 November 2020

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab sebagai wakil rakyat asal Lampung. Saya ingin membangun suatu dialog karena ini bisa terjadi karena kebuntuan komunikasi," kata Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Lampung ini.

Tobas sapaan akrab Taufik Basari ini juga siap menerima kritikan, hujatan, dan disidang oleh mahasiswa. Ia juga menceritakan munculnya banyak perdebatan UU Omnibuslaw ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya tersumbatnya ruang dialog, adanya saling curiga, kemudian rendahnya kepercayaan publik kepada pemerintah dan DPR, serta kurangnya sosialisasi. Ia berharap mahasiswa jangan ragu menyampaikan aspirasi dan bisa menitipkan aspirasi kepada dirinya di DPR RI.

"Saya sudah sampaikan kepada pemerintah dan DPR untuk jangan pernah menaruh curiga dengan masyarakat dan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat. Kalau sama -sama curiga maka tidak akan terwujud dialog," katanya

Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi Partai NasDem, Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kritikan masukan dari masyarakat dan mahasiswa diperlukan sekali untuk sinergi membangun negeri.

"Kita akan terus bergerak mengawal demokrasi. Penegakan hukum jangan sampai sewenang-wenang. Kita terus melakukan perjuangan untuk masyarakat," kata pengacara rakyat ini.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Lampung, Muhammad Fakih mengatakan bahwa pihaknya memiliki kewajiban untuk berkontribusi membedah isu-isu aktual dan faktual dalam konteks ilmu pengetahuan. Dalam suatu peraturan perundang undangan haruslah memahami perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu ia melakukan dialog mengenai Undang Undang ini.

"Tujuan agenda ini untuk mengkaji dan membedah UU Cipta Kerja ini. Apalagi isu ini mendapat sorotan masyarakat, pekerja/buruh dan mahasiswa. Kita mengkaji secara prespektif akademik," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar