#pekerjamigran#beritalampung

TKW Asal Lamsel Disiksa di Malaysia

( kata)
TKW Asal Lamsel Disiksa di Malaysia
Rumah keluarga TKW, Sulistinah, di Lamsel. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Seorang tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia mengalami perlakuan kasar dari majikan. Sulistinah, warga Way Huwi, Jatiagung, Lampung Selatan, menjadi tenaga kerja migran secara ilegal sejak 2018. 

"Kami bersama Kasi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Dinas Tenaga Kerja Lampung menemukan TKW atas nama Sulistinah yang menjadi korban kekerasan di Malaysia," kata Kepala BP2MI Bandar Lampung, Ahmad Salabi.

Atas kabar itu, pihaknya pun menelusuri daerah asal TKW tersebut yang kemudian diketahui berasal dari Way Huwi, Jatiagung, Lamsel. 

"Berdasarkan cerita dari pihak keluarga, TKW itu berangkat 2018 ditempatkan secara ilegal melalui tetangganya, yaitu Maya. Kemudian disalurkan Lela untuk berangkat melalui pesawat dari Lampung menuju Batam," jelasnya.

Selanjutnya, TKW ditampung selama sekitar satu bulan dan berangkat ke Malaysia melalui jalur laut. 

"Keluarga Sulistinah tidak mengetahui ihwal rencananya bekerja ke luar negeri karena TKW langsung dijemput Maya. Sulistinah memberitahu keluarga dalam hal ini anaknya ketika tiba di Batam tiga hari setelah meninggalkan rumah," jelasnya. 

Salabi mengatakan, selama tiga tahun bekerja di Malaysia, TKW tersebut hanya mengirimkan uang total sebesar Rp25 juta melalui majikan kepada keluarga. "Itu pun harus dengan alasan yang kuat dari keluarga baru diberikan majikan," paparnya.

Selain akses komunikasi dilarang, TKW tersebut tidak boleh memegang telepon, hanya melalui izin majikan dan satu bulan sekali diperbolehkan menghubungi keluarga.

"Anak Sulistinah terakhir berkomunikasi sekitar dua bulan lalu dan Sulistinah mengeluhkan diperlakukan kasar, dipukuli dan meminta bantuan untuk segera dipulangkan," jelas dia. 

Akhirnya, lanjutnya, anak Sulistinah menghubungi kawannya yang bekerja di Malaysia sebagai pemandu perjalanan dan meneruskan laporan tersebut ke kedutaan dan kepolisian di Kuala Lumpur.

"Untuk penyalur ilegal (Maya) kami telusuri ternyata rumahnya kosong dan tidak berpenghuni," tutup dia. 

Sulistinah merupakan TKW yang disiksa dan terdapat lebam-lebam bagian badannya karena dipukuli majikan di Malaysia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar