#viruskorona

Tiyuh Balamjaya Sosialisasi dan Semprotkan Disinfektan untuk Cegah Korona

( kata)
Tiyuh Balamjaya Sosialisasi dan Semprotkan Disinfektan untuk Cegah Korona
Pemerintah Tiyuh Balamjaya melakukan sosialisasi keliling wilayah soal pencegahan wabah virus korona menggunakan pengeras suara, Kamis, 26 Maret 2020. Dok.

Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Tiyuh Balamjaya, Kecamatan Way Kenanga, menyosialisasikan pencegahan covid-19 atau virus korona dengan mengelilingi jalanan dan rumah-rumah warga setempat. Kegiatan itu berlangsung sejak Rabu, 25 Maret 2020, hingga Kamis, 26 Maret 2020.

Sosialisasi ini dilakukan bersama-sama dengan menggunakan kendaraan roda empat dan melibatkan pemerintah Kecamatan Way Kenanga, Puskesmas Mercubuana, bhabinkamtibmas, babinsa, BPT, serta seluruh unsur pemerintahan tiyuh mulai dari kepalo tiyuh hingga ketua RT.

Tidak hanya menyosialisasikan pencegahan penyebaran virus korona, juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di rumah-rumah ibadah, sekolah, perumahan warga, komplek perkantoran tiyuh, serta fasilitas umum yang sering dipakai warga berkumpul.

Dalam sosialisasi tersebut ditekankan kepada warga untuk tidak mengadakan hajatan atau mengumpulkan orang banyak, tidak melakukan bepergian jauh, dan rajin berolahraga. Selain itu, rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan ataupun beraktivitas, serta juga makan-makanan yang bergizi dan minum vitamin serta suplemen.

Jika ada warga yang baru saja dari luar negeri atau dari bepergian jauh, diminta melapor ke RT/RK setempat untuk segera dilaporkan kepada pihak kesehatan. Hal itu agar dapat dilakukan pemeriksaan untuk memutus rantai virus.

Kepalo Tiyuh Balamjaya, Zanuri menegaskan masyarakat harus waspada jangan terkena hoaks/berita yang belum jelas kebenarannya terhadap virus korona ini. Warga juga diimbau untuk selalu menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.

“Intinya masyarakat harus waspada, jaga kesehatan, perbanyak makan sayur dan buah serta jaga kebersihan lingkungan. Kemudian tunda dulu acara hajatan, nikah boleh, hajatan jangan demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar