#keuangan#pandemi

Tips Mengatur Keuangan untuk Beradaptasi saat Pandemi

( kata)
Tips Mengatur Keuangan untuk Beradaptasi saat Pandemi
Wakil Direktur Keuangan RS Graha Husada Bandar Lampung, Frando Saragih.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pandemi covid-19 sangat jelas berdampak kepada ekonomi keluarga. Di masa tersebut turut yang menurunkan penghasilan dan terpaksa harus mengatur ulang manajemen keuangan keluarga dengan memprioritaskan kebutuhan yang terpenting.

Wakil Direktur Keuangan RS Graha Husada Bandar Lampung, Frando Saragih, mengatakan mengelola keuangan merupakan ilmu yang tidak pernah diajarkan di sekolah tapi penting dimiliki agar bisa beradaptasi dengan keadaan saat ini. Mempersiapkan dana darurat, perencanaan anggaran, dan proteksi serta investasi di masa depan seperti pendidikan dan pensiun diperlukan.

"Dalam kondisi sekarang ini kebutuhan-kebutuhan utama untuk hidup seperti makanan, listrik, air, pendidikan yang perlu diutamakan. Kata kuncinya ialah beradaptasi," kata Frando saat talkshow Ekonomic Corner Metro TV Lampung bersama Wakil Pimpinan Redaksi Lampung Post, Dominikus Widodo.

Kemudian ia mengatakan masyarakat juga harus bijak menggunakan uangnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan prioritaskan kebutuhan yang terpenting. Bila ada pos-pos yang bisa dihemat dan dikurangi atau bahkan dihilangkan terlebih dulu demi memenuhi hal yang lebih penting. Jangan sampai pendapatannya belum naik tetapi gaya hidupnya naik.

"Hal yang penting adalah pendapatan harus lebih besar dari pada pengeluaran, jangan terbalik. Pemasukan saya berapa dan pengeluaran saya berapa minimal sama, kalau pemasukan sedikit maka harus ada yang dikurangi pengeluarannya," katanya.

Ia pun menyarankan dimasa sulit seperti ini jangan mudah melakukan pinjaman online (pinjol) lebih baik pinjam dengan keluarga atau orang dekat yang sekiranya mampu untuk membantu. Kemudian bila ada bantuan sosial pemerintah jangan dipakai untuk hal-hal yang diluar kebutuhan dasar. 

Economic Corner merupakan program mingguan Metro TV Lampung yang mengupas berbagai isu ekonomi terkini. Program ini didukung IDX Lampung, FEB Universitas Lampung, Radisson Lampung Hotel, Kanwil DJBC Sumatra Bagian Barat, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL).

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar