#cekfakta#beritabohong#pangkalanmiliter#natuna
Cek Fakta

Tiongkok Membangun Pangkalan Militer dengan Persenjataan Mengerikan? Simak Faktanya

( kata)
Tiongkok Membangun Pangkalan Militer dengan Persenjataan Mengerikan? Simak Faktanya
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial Medcom.id

Unggahan akun Facebook Farida Lukmana viral di media sosial. Pemilik akun mengunggah sebuah foto tangkapan layar pemberitaan terkait pangkalan militer Tiongkok telah dibangun di Natuna, Kepulauan Riau. Disebutkan pula dalam foto itu, Tiongkok telah menempatkan persenjataan yang mengerikan.

Akun Farida Lukmana menambahkan narasi di foto tersebut. Dia menyebutkan pembangunan pangkalan militer yang dilengkapi persenjataan mengerikan itu sebagai salah satu alasan kuat Tiongkok berani memasuki wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berikut narasi lengkap yang dibagikan akun Farida Lukmana pada Senin 6 Januari 2020:

"Pantas aja China berani memasuki wilayah kedaulatan rakyat Indonesia Krn pulau NKRI kita Uda di kuasai China dan pemimpin kepala negara aja GK bisa tegas Krn Uda ada pangkalan militer China membangun pangkalan militer di wilayah NKRI Krn China Uda kasih banyak pinjaman ke kepala pemerintahan nya jadi gtu satu persatu pulau di caplo."

Penelusuran:
Dari penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, klaim bahwa Tiongkok telah membangun pangkalan militer dengan dilengkapi persenjataan mengerikan di Natuna, Kepulauan Riau, adalah salah. Faktanya foto tersebut memang benar pangkalan militer Tiongkok namun lokasinya di Kepulauan Spratly, salah satu gugusan pulau di Laut Tiongkok Selatan.

Foto itu direkam pada 9 Maret 2017 melalui citra satelit dan dirilis oleh Asia Martitim Transparency Initiative (AMTI). Lembaga kajian pakar ini bagian dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Washington DC, AS.

Hal itu seperti dilansir Kompas.com dengan judul "Pangkalan Militer China di Laut China Selatan Siap Digunakan" pada 29 Maret 2017. Dalam artikel itu disebutkan Tiongkok memiliki tiga pangkalan militer berskala besar yang telah selesai dibangun di Laut Tiongkok Selatan. Terdiri dari pangkalan angkatan laut, udara, radar, dan fasilitas pertahanan rudal.

Kemudian Tiongkok juga telah memasang rudal HQ-9. Selain itu, Tiongkok juga telah membangun hanggar untuk 72 pesawat tempur dan beberapa peluncur bom yang lebih besar.

"Beijing sekarang dapat menggeser aset-aset militernya, termasuk pesawat tempur, dan peluncur-peluncur dual bergerak, ke Kepulauan Spratly kapan saja," kata AMTI.

Merujuk Google Map, jarak Kepulauan Spratly ke Natuna, Kepulauan Riau adalah 1.120 kilometer. Atau hampir setara dengan jarak Jakarta-Bali (1.155 kilometer) via Jalan Raya Pantura.

Kesimpulan:
Klaim bahwa Tiongkok telah membangun pangkalan militer dengan persenjataan mengerikan di Natuna, Kepulauan Riau adalah salah. Faktanya foto pangkalan militer Tiongkok itu terletak di Kepulauan Spratly yang berjarak 1.120 kilometer dari Natuna.

Informasi ini masuk kategori jenis hoaks false context (konteks keliru). Maksudnya adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Sumber:
https://www.facebook.com/groups/405791580162282/permalink/637739946967443/

 

Referensi:
1.https://yogyakarta.kompas.com/berita/09261221-pangkalan.militer.china.di.laut.china.selatan.siap.digunakan?page=all

2. https://www.google.com/search?q=jarak+kepulauan+spratly+ke+natuna&oq=jarak+kepulauan+spratly+ke+natuna&aqs=chrome..69i57.7287j0j9&sourceid=chrome&ie=UTF-8

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar