#infrastruktur#jembatanlaut#jembatan

Tiongkok Lebih Dulu Wujudkan Jembatan Serupa JSS

( kata)
Tiongkok Lebih Dulu Wujudkan Jembatan Serupa JSS
Jembatan Donghai Daqiao sepanjang 32 kilometer itu dibangun pada tahun 2002-2005. Foto diabadikan Kamis (15/8/2019) siang.. Lampost.co/Iskandar Zulkarnain

SHANGHAI (Lampost.co) -- Pemerintah Tiongkok lebih dulu mewujudkan proyek raksasa pembangunan jembatan di atas laut.
Nama jembatannya adalah Donghai Daqiao. Jembatan tersebut dibangun sepanjang 32 kilometer yang menghubungkan daratan Shanghai dengan Pulau Dawugui di kawasan laut Tiongkok Timur. 

Rombongan pemimpin redaksi (Pemred) dan pimpinan media di Lampung sengaja dibawa pemandu wisata dari Konjen Tiongkok di Medan, Kamis (15/8/2019) untuk melihat dari dekat kekokohan infrastruktur laut tersebut.

Jembatan serupa pernah dicanangkan di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, dibangun di atas Selat Sunda sepanjang 31 kilometer.

Namun Jembatan Selat Sunda (JSS) yang pernah dicetuskan pada 1960 dengan lebar 60 meter itu, ditunda pembangunannya. 
Pemerintahan Joko Widodo mengalihkannya dengan program tol laut. Untuk lebih banyak membenahi fasilitas di Pelabuhan Bakauheni dan Merak.

"Jembatan Donghai Daqiao mulai dibangun pada 2002, dan selesainya 2005," kata Tom, pemandu wisata yang sengaja menjemput rombongan pemred di Bandara Internasional Hongqiao Shanghai.

Pada tahun 2005, kata dia, Donghai Daqiao merupakan jembatan terpanjang di dunia. Kini Tiongkok kembali membangun jembatan di atas laut lebih spektakuler lagi yakni panjangnya 45 kilometer. "Jembatan itu menghubungkan Zhu hai-Macau-Hongkong," kata dia.

Masih menurut Tom, dengan adanya Jembatan Donghai Daqiao, terbukalah arus barang dari luar negeri. Di situ dibangun pelabuhan terbesar untuk Shanghai.

Wartawan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain melaporkan dari Shanghai, pelabuhan di Pulau Dawugui dilengkapi dengan teknologi canggih. Tidak itu saja, di kawasan jembatan itu juga dibangun puluhan pembangkit listrik tenaga angin yang berdiri di tengah laut.
Muhibah hari keempat para pemred yang difasilitasi Konjen Tiongkok itu juga mengunjungi gedung tempat penataan kota, dan menikmati pemandangan Sungai Quong Fu Jiang.

Pemerintah Tiongkok menyediakan fasilitas kapal bagi wisatawan menikmati sungai dengan pemandangan keindahan malam hari. Harga tiket masuk kapal sebesar 120 Yuan (mata uang tiongkok) atau Rp250 ribu.

Iskandar Zulkarnain



Berita Terkait



Komentar