#pialaaff#nobar#sepakbola#bola

Timnas U-22 Bakal Diguyur Bonus Rp2,1 Miliar

( kata)
Timnas U-22 Bakal Diguyur Bonus Rp2,1 Miliar
Menpora Imam Nahrawi (Foto: medcom.id/Rendy Renuki)

JAKARTA (Lampost.co) -- Timnas Indonesia U-22 berhasil menjadi juara Piala AFF 2019 usai mengalahkan Thailand di final, Selasa 26 Februari. Garuda Muda merebut trofi Piala AFF U-22 setelah menang 2-1 pada partai final di Olympic Stadium, Phom Penh, Kamboja.

Keberhasilan itu langsung diapresiasi oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Menpora Imam Nahrawi menegaskan akan memberikan apresiasi berupa bonus uang tunai dengan total Rp2,1 miliar.

Menurutnya, jumlah tersebut akan dibagikan kepada seluruh penggawa Timnas U-22, termasuk pelatih dan ofisial. Total seluruh skuat Garuda Muda beserta staf pelatih dan ofisial sendiri berjumlah 34 orang, di mana terbagi menjadi 23 pemain dan 11 orang ofisial. "Akan ada momen pemberian apresiasi dari pemerintah secara simbolik . Saya berharap simbolisasi itu akan segera diterima oleh para pemain dan seluruh yang terlibat di Garuda Muda Timnas U-22," kata Menpora saat ditemui di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (27/2/2019).
 
Bonus uang tunai Rp2,1 miliar menurut Imam murni didapatkan Timnas U-22 secara penuh. Ia menegaskan tidak akan ada potongan apapun, termasuk potongan pajak. "Saya tegaskan bahwa setiap pemerintah memberikan bonus pasti langsung tanpa potongan. Seperti Asian Games dan Para Games, semua bonus langsung diterima atlet, pelatih, dan asisten. Semua diterima di rekening masing-masing," lanjut politikus Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

Selain penyerahan bonus secara simbolik, Menpora sebagai perpanjangan tangan pemerintah juga telah menyiapkan serangkaian kegiatan untuk Timnas U-22. Dua di antaranya adalah melakukan arak-arakan keliling ibu kota dan memenuhi undangan Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Kamis 28 Februari.

Baca juga:

Raih Piala AFF, Timnas U-22 Bakal Diarak Keliling Jakarta

"Setelah ini mereka akan bergerak ke tempat istirahat dan tentu malam ini mereka harus istirahat, karena saya tahu semalam mereka kumpul sampai jam 22.00 di Phnom Pehn tentu sangat lelah,” jelas Imam.

“Semoga besok bisa bersama-sama diterima oleh Bapak Presiden di Istana Negara," pungkas Imam yang secara khusus hadir ke Olympic Stadium pada laga final.

Medcom

Berita Terkait

Komentar