#beritalampung#beritalampungterkini#pencurian#kriminal#pencuri

Timah Panas Lumpuhkan Pencuri yang Melawan Saat Ditangkap

( kata)
Timah Panas Lumpuhkan Pencuri yang Melawan Saat Ditangkap
Tersangka pencurian dengan kekerasan terbaring di rumah sakit akibat luka tembak petugas tim gabungan Polsek Abung Barat dan Polres Lampung Utara, Rabu, 23 November 2022, pukul 18.00 WIB. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co) -- Timah panas tim gabungan Polsek Abung Barat dan Tekab 308 Reskrim Polres Lampung Utara bersarang di pinggang tersangka Viki Andriyanto (35), warga Desa Sabuk Empat, Abung Kunang, Lampung Utara. Petugas terpaksa melumpuhkan tersangka pencurian dengan kekerasan itu karena melawan saat akan ditangkap di rumahnya, Rabu, 23 November 2022, sekitar pukul 16.00 WIB.

Tersangka merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah makan. Petugas turut mengamankan dua unit ponsel milik korban, sound system, dan sebilah golok berikut sepeda motor pelaku yang digunakan saat beraksi.

Baca juga: Polda Lampung segera Limpahkan Korupsi Mantan Direktur PT KNT 

Kapolsek Abung Barat AKP Onok Karyono mewakili Kapolres AKBP Kurniawan Ismail saat dimintai keterangan di Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi mengatakan tersangka terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan aktif menggunakan sebilah golok saat akan ditangkap. "Dengan terpaksa tersangka kami tembak karena mencoba melakukan perlawanan kepada petugas," ujarnya.

Dia menambahkan dalam beraksi tersangka tergolong sadis karena sempat mengancam menggunakan sebilah golok. Tersangka menyeret serta memukul korban Karlina Putri dan temannya yang bekerja di Rumah Makan Eka di Desa Sabuk Empat, Abung Kunang, pada 15 November 2022, pukul 04.09 WIB.

"Tersangka telah kami bawa ke rumah sakit dan setelah itu menjalani pemeriksaan guna proses penyidikan lebih lanjut," katanya.

Polsek Abung Barat akan mengembangkan kasus tersebut. Tersangka yang merupakan petugas linmas di desanya mengakui perbuatannya dilakukan seorang diri .

Modus tersangka saat beraksi menggunakan penutup wajah (sebo) dan masuk ke rumah makan dengan cara merusak kunci pintu depan. Setelah masuk, tersangka langsung menodongkan golok, menyandera para korban dan menyeret serta memukul korban. Pada saat korban tak berdaya, tersangka mengambil kabur dua gawai dan sound system.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar