#covid-19#timyustisi

Tim Yustisi Satgas Covid-19 Monitoring PPKM Level 2, Sasar Kafe dan Tempat Hiburan

( kata)
Tim Yustisi Satgas Covid-19 Monitoring PPKM Level 2, Sasar Kafe dan Tempat Hiburan
Pengunjung tempat hiburanmalam di Bandar Lampung dilakukan rapid tes antigen saat sidak tim yustisi satgas covid-19 yang dipimpin WaliKota Bandar Lampung Eva Dwiana, Sabtumalam, 22 Januari 2022. (Foto:Dok)


Bandar lampung (Lampost.co)--Tim yustisi Satgas covid-19 Kota Bandar Lampung menggelar monitoring dan pengawasan tentang penerapan PPKM level 2 terutama kegiatan usaha malam, pada Sabtu malam,  22 Januari 2022.

Kegiatan itu dipimpin langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana selaku ketua Satgas Covid-19, didampingi Ketua tim yustisi Syamsul Rahman, Kasat Pol-PP Suhardi Syamsi, TNI, Polri dan sekretariat Pemkot Bandar Lampung terkait.

Wali Kota Eva Dwiana mengatakan kegiatan yustisi dan monitoring yang dilakukan itu untuk memastikan bahwa setiap kegiatan usaha dan masyarakat menerapkan aturan sesuai Instruksi Wali Kota nomor 2 tanggal 18 Januari  2022 tentang PPKM Level 2 di Bandar Lampung.

"Semalam Bunda (sapaan akrab Eva Dwiana) bersama tim yustisi lakukan monitoring tujuannya untuk mengingatkan dan menghimbau masyarakat tentang aturan PPKM level 2," ujarnya, Minggu, 23 Januari 2022.

Ia menjelaskan tim bergerak mulai pukul 21.00 wib, dengan menggunakan dua unit bus menyasar ke enam tempat usaha seperti tempat karoke, kafe, dan restoran untuk tetap menerapkan anjuran protokol kesehatan (prokes) ketat terhadap pengunjung dan pemilik tempat.

"Intinya kami mengingatkan agar mereka menerapkan prokes secara ketat dan pembatasan pengunjung. Yaitu di MGM karoke jalan Yos Sudarso, karoke 3D Jalan Yos Sudarso, angkringan Roti Bakar Jamil  di jalan Pangeran Antasari, angkringan D' Rong Rong jalan Pangeran Antasari, Intan karoke jalan Yos Sudarso, dan Radar Longe resto jalan Yos Sudarso," jelasnya. 

Kemudian terhadap pengunjung di beberapa tempat itu, tim yustisi lakukan pengecekan dengan rapid antigen secara acak, untuk memastikan bahwa tidak terjadi penularan virus covid-19 di tengah masyarakat.

"Pengunjung di tempat usaha itu tim yustisi lakukan rapid antigen secara acak, total ada sebanyak 132 orang yang di rapid dan alhamdulilah hasilnya negatif semua, ini agar kita semua terhindar dari penyebaran virus Corona terutama varian Omicron," kata dia.

Pelaksanaan yustisi pengawasan dan monitoring tim satgas covid-19 Kota Bandar Lampung itu dilakukan hingga pukul 02.45 wib.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar