#COVID-19LAMPUNG#BANDARLAMPUNG

Delapan Kafe dan Angkringan Disemprit

( kata)
Delapan Kafe dan Angkringan Disemprit
Tim yustisi satgas covid-19 kota Bandar Lampung saat kegiatan pada Senin 10 Mei 2021, melakukan pengawasan prokes dan jam operasional usaha. Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan tugas (satgas) covid-19 kota Bandar Lampung memberikan surat teguran tertulis kepada kafe dan angkringan di wilayah kota tapis berseri kurang lebih sebanyak delapan tempat usaha diberikan teguran. Dalam operasi yustisi satgas menyasar beberapa tempat yang menjadi fokus kegiatan yaitu buka melebihi jam operasional, berkerumun dan tidak menerapkan protokol kesehatan. 

Koordinator Tim Satgas Covid-19 Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, menyatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan efek jera agar warga tidak mengesampingkan anjuran pemerintah.

"Kami berikan teguran tertulis, tidak lagi peringatan lisan terhadap 2 kafe dan 6 angkringan. Supaya memberikan efek jera,” ujarnya usai kegiatan patroli yustisi, Selasa 11 Mei sekitar pukul 13.00 WIB.  

Menurutnya, lingkup pelaksanaan operasi yustisi kali ini menyisir beberapa tempat di ruas jalan antara lain, angkringan Jalan Gajah Mada, Jalan Pangeran Antasari, Bundaran Lungsir, Jalan Diponegoro, Jalan Jenderal Sudirman. Kemudian XO STARS COFFEE Jalan Pulau Bacan, Matsue Coffee Jalan Pangeran Antasari, Warmindo Gengges Jalan Pahoman, serta kafe di Jalan Rasuna Said.

Dirinya menginformasikan bahwa kondisi saat ini banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang bahkan lebih rentan dapat menularkan kepada siapa pun terutama di tempat keramaian. 

"Jangan dianggap ini sesuatu yang tidak ada. Kami mengingatkan kepada masyarakat, kehati-hatian itu wajib karena OTG lebih bahaya,” kata dia.  

Untuk itu satgas kota Bandar Lampung mengimbau agar masyarakat bisa lebih waspada, terutama saat ini kasus covid-19 kembali melonjak.  

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar