#sriwijayaair#pesawatjatuh

Tim SAR Sudah Kumpulkan 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182

( kata)
Tim SAR Sudah Kumpulkan 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182
Suasana evakuasi korban Sriwijaya Air SJ-182. MI/Susanto


Jakarta (Lampost.co) -- Rumah Sakit (RS) Polri kembali menerima sejumlah kantong mayat korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Kantong jenazah tersebut akan segera dindentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. 
 
"Sampai hari ini jam 9 juga kami telah menerima total 188 kantong body part (bagian tubuh)," ujar Komandan DVI Kombes Hery Wijatmoko, dalam konferensi pers, Minggu, 17 Januari 2021. 

Hery menyebut dari jumlah tersebut, terdapat 162 kantong jenazah yang telah diperiksa. Sisanya akan diperiksa pagi ini untuk mempercepat proses identifikasi. 
 
"Sisanya 26 yang sedang kami periksa pagi ini, kami melakukan pemeriksaan dengan empat meja dengan empat tim lengkap termasuk dari Inafis," jelasnya.
 
RS Polri telah menyerahkan delapan jenazah pada keluarga korban. Mereka ialah Agus Winarni, Pipit Tiono, Aslan, Isti Yudha Prastika, Ninda Amelia, Putri Wahyuni, Yohanes Suherni, dan Indah Halimah Putri.
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
 
Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar