#ABK#SAR#KapalMatiMesin

Tim SAR Evakuasi ABK Kapal Bagan Mati Mesin

( kata)
Tim SAR Evakuasi ABK Kapal Bagan Mati Mesin
Tim SAR gabungan mengevakuasi anak buah kapal (ABK) bagan yg mengalami mati mesin di Pulau Penjurit. (Foto Dok Istimewa/Lampost.co)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi anak buah kapal (ABK) bagan yg mengalami mati mesin di Pulau Penjurit. Hal ini disampikan Humas Badan Sar Nasional Lampung Deni Kurniawan, Kamis, 24 Oktober 2019.

Deni menjelaskan pada 24 Oktober 2019 pukul 08.15 WIB. pos SAR Lampung Selatan mendapat info via telepon dari pemilik kapal bagan atas nama Kholil yang menginfokan kapalnya mengalami mati mesin di sekitar perairan Pulau Penjurit.

"Kapal bagan tersebut melaut sejak pukul 17.00 WIB pada Rabu dan memiliki ABK 5 orang yang ikut melaut malam itu," kata Deni.

Menanggapi hal tersebut Basarnas Lampung melalui Pos SAR Lamsel mengirimkan personilnya berjumlah 7 orang menuju lokasi diperkirakan posisi kapal tersebut terakhir yaitu pada koordinat 5° 55.657'S - 105° 48.172' E.

Tim juga berkoordinasi dengan Polair Polres Lamsel dan nelayan setempat untuk menuju lokasi tersebut dengan menggunakan RIB 02 milik Basarnas Lampung yang berangkat dari Dermaga Muara Pilu Bakaheni.

Pada Pukul 09.00 Tim SAR gabungan menerima info dari Umar, seorang nelayan Pulau Sebesi bahwa ada lima orang hanyut telah di temukan dalam keadaan selamat di sekitaran Pulai Sebesi dengan titik koordinat 05°56.094' S 105°31.839' E dan tim langsung bergerak menuju Pulau Sebesi.

Setelah sampai Pulau Sebesi tim SAR gabungan selanjutnya mengevakuasi kapten kapal beserta lima orang ABK ke Dermaga Keramat Bakuheni dan diserahkan ke pihak keluarga korban.

Datas Korban :

1. Nama : Andika ferdiansah (ABK), umur 19 thn (L)

2. Nama : Amri (ABK), umur 41 thn (L)

3. Nama : Misnanjaya (CAPT.), umur 43 thn (L)

4. Nama : Saleh (ABK), umur 45 thn (L)

5. Nama : Pergaulan Tarage (ABK), umur 44 thn (L)

Febi Herumanika







Berita Terkait



Komentar