#Covid-19lampung#BERITALAMPUNGTIMUR

Tim Saber Pungli Monitoring Anggaran Sekolah di Lamtim

( kata)
Tim Saber Pungli Monitoring Anggaran Sekolah di Lamtim
Tim Saber Pungli saat lakukan supervisi dan monitoring di SDN 2 Sukadana Pasar, Kecamatan Sukadana, Lamtim, Kamis (29/4/2021). Dok Dinas Dikbud Lamtim


Sukadana (Lampost.co) –-  Tim Saber Pungli Provinsi Lampung, Kamis (29/4/2021) menyambangi SMPN 2 Sukadana dan SDN 5 Sukadana. Kecamatan Sukadana, Lamtim. Dua sekolah itu disambangi Tim Saber Pungli itu dalam rangka monitoring dan supervisi realisasi penggunaan anggaran program pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tim Saber Pungli yang datang tersebut dipimpin oleh AKBP Medyanta dan Askari dari Kejati Lampung, serta beranggotakan sejumlah personel dari Polda Lampung, Kejati Lampung dan Inspektorat Provinsi Lampung. Pada kesempatan tersebut, Askari dari Kejati Lampung menjelaskan, bahwa Tim Saber Pungli tersebut sambangi sekolah untuk melakukan supervisi terkait realisasi penggunaan anggaran program PJJ.

Pada supervisi yang dilakukan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung di lapangan. Kemudian jika dari pengecekan tersebut nantinya ditemukan adanya indikasi penyimpangan maka akan ditindaklanjuti sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Kabid Dikdas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lamtim,  Suprapto, mengatakan, supervisi dan monitoring yang dilakukan oleh Tim Saber terkait realisasi anggaran untuk program PJJ serta realisasi anggaran penanganan Covid-19 pada jenjang SD hingga SMP.  Adapun realisasi anggaran PJJ yang disupervisi itu diantaranya, pembelian kuota  internet untuk  guru dan siswa serta sarana dan prasarana protokol kesehatan di setiap sekolah.

Menurutnya, pelaksanaan Program PJJ serta penanganan Covid 19 di sekolah di Kabupaten Lamtim tersebut tidak dianggarkan dalam APBD atau APBN. Namun, dibiayai dengan dana bersumber dari Bantuan Opersional Sekolah (BOS). Oleh karena itu, besaran dana PJJ dan penanganan Covid-19 di sekolah tersebut tidak sama pada masing-masing sekolah. Sebab besaran dana untuk kedua kegiatan tersebut tergantung dari besaran jumlah dana BOS yang diterima oleh masing-masing sekolah. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar