#dbd

Tim Puskesmas Natar Lakukan Fogging Tekan Kasus Baru DBD

( kata)
Tim Puskesmas Natar Lakukan Fogging Tekan Kasus Baru DBD
Petugas Puskesmas Hajimena melakukan fogging untuk menekan angka kasus DBD di desa tidak terjadi peningkatan. Lampost.co/Febi Harumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di Kecamatan Natar Lampung Selatan melaksanakan fogging di wilayah masing-masing. Hal itu dilakukan usai ditemukan kasus baru demam berdarah dengue (DBD).

Kepala UPT Puskesmas Hajimena Nessi Yunita mengatakan, selain mengecek ke rumah warga untuk memastikan kebersihan lingkungan, pihaknya juga melakukan fogging guna menekan kasus DBD tidak ada penambahan di wilayah kerja puskesmas.

"Awal tahun sudah ada enam kasus, kami cek ke rumah warga ternyata masih banyak ditemukan barang bekas yang dibiarkan begitu saja. Padahal barang bekas ini berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak," katanya, Jumat, 14 Januari 2022.

Setelah dilakukan imbauan kepada warga dengan terus menjaga kebersihan lingkungan tim dengan segera melakukan fogging.

"Fogging ini dilakukan karena ditemukannya kasus, sebetulnya fogging bukan membunuh jentik tetapi membunuh nyamuk dewasa, makanya kami minta warga untuk memusnahkan barang bekas yang berpotensi tempat nyamuk berkembang biak," katanya.

Fogging juga dilakukan di wilayah lain seperti di dusun citerep desa Merakbatin, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi sebaran kasus DBD di wilayah tersebut.

Terpisah, Puskesmas Tanjungsari juga telah melakukan fogging di Desa Bumisari karena terdapat kasus DBD.

"Dari hasil pengecekan banyak barang-barang bekas kami temukan yang dinilai banyak jentik nyamuk, kami minta kepada warga untuk memusnahkan barang tersebut supaya tidak ada kasus baru," kata Kepala UPT Tanjungsari, Evi Marlina.

Barang bekas yang ditemukan tempat nyamuk berkembang biak seperti, ban bekas mobil yang terisi air hujan, didalam ban bekas itu ada banyak jentik nyamuk yang ditemukan. "Ada banyak ban mobil bekas berisi air hujan yang dipenuhi jentik nyamuk, di lokasi ini kami lakukan fogging dengan harapan tidak ada kasus baru DBD," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar