#lombapekon#lombadesa#beritapringsewu

Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Kunjungi Desa dan Kelurahan di Pringsewu

( kata)
Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Kunjungi Desa dan Kelurahan di Pringsewu
Foto: Dok/Humas Pemkab Pringsewu


PRINGSEWU (Lampost.co) -- Pekon Banyuwangi Kecamatan Banyumas dan Kelurahan Pringsewu Utara masing-masing mewakili Kabupaten Pringsewu dalam lomba desa dan kelurahan Tingkat Provinsi Lampung tahun 2019. Terkait lomba tersebut, tim penilai Lomba Desa dan Lomba Kelurahan dari Pemerintah Provinsi Lampung mengunjungi pekon dan kelurahan tersebut guna melakukan penilaian secara langsung, dengan prosesi penyambutan dipusatkan di Balai Pekon Banyuwangi, Kecamatan Banyumas, Kamis (25/4/2019).

Tim penilai Provinsi Lampung yang dipimpin Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Lampung Yuda Setiawan disambut dan diterima oleh Bupati Pringsewu Sujadi, didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Andi Wijaya beserta jajaran pemkab, muspida, camat, kepala pekon dan lurah beserta tokoh masyarakat tempatan.

Bupati Pringsewu Sujadi dalam sambutannya berharap keikutsertaan Kabupaten Pringsewu yang diwakili Pekon Banyuwangi dan Kelurahan Pringsewu Utara di lomba desa dan kelurahan tersebut dapat meningkatkan kompetisi desa atau pekon serta kelurahan tersebut dalam memberdayakan berbagai sektor kehidupan masyarakat untuk memotivasi dan meningkatkan gairah membangun dengan memaksimalkan pemanfaatan potensi dan sumber daya yang ada.

Sujadi berharap tim penilai dapat melakukan penilaian secara objektif dan berpedoman pada sasaran dan indikator yang telah ditetapkan, disamping memberikan bimbingan dalam rangka pembenahan kedepan.

Sementara itu, Kadis PMD Provinsi Lampung Yuda Setiawan mengatakan digelarnya lomba desa dan lomba kelurahan bertujuan untuk lebih memberdayakan masyarakat dan menggali berbagai potensi yang ada di desa dan kelurahan. “Ada beberapa indikator yang menjadi objek penilaian diantaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi, kamtibmas, serta partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan, dan PKK. Kepada kepala desa atau pekon serta lurah, kiranya dapat mendorong warganya agar dapat berpartisipasi dalam  pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Widodo/Rilis







Berita Terkait



Komentar