#nataru#wisata

Tim Pengamanan Ringgung Siap Jaga Wisatawan

( kata)
Tim Pengamanan Ringgung Siap Jaga Wisatawan
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktur Pantai Sari Ringgung, Andri Surya Praja menjelaskan di masa liburan akhir tahun yang bertepatan dengan libur sekolah, perayaan Natal 2019, dan Tahun Baru 2020 pihaknya terus mempersiapkan lonjakan wisatawan.

Dengan terdapat 38 personil dari tim pengamanan gabungan dari Polres Pesawaran, Polisi Perairan Polda, dan Pemerintah Kabupaten. Sementara dari pengamanan internal terdapat delapan petugas khusus yang turut dibantu dengan anggota marinir.

"Surat perintah yang kami terima sementara ini ada 38 personil. Tapi biasanya semakin mendekati puncak liburan personilnya bisa terus bertambah," kata Andri di Ringgung, Senin (24/12).

Disamping itu, lanjutnya, pihaknya juga turut meminta kepada seluruh mitra yang menjajakan jasa penyewaan ban, kano, dan lainnya bisa ikut mengawasi pengunjung yang berenang. Sehingga keselamatan wisatawan dapat terus terantisipasi.

"Dari jumlah personil pengamanan itu, kami menilai cukup untuk mengawasi pengunjung dan meminimalisir dari terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan," ujarnya.

Menurutnya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru itu saat ini sudah mulai menunjukkan peningkatan kunjungan sejak Minggu (22/12) lalu yang mencapai 8.000 orang.

"Di hari kerja saat ini pun ada peningkatan kunjungan sampai 20%. Sebab, memang sekarang kan anak sekolah sudah libur. Dengan kunjungan sangat didominasi dari wisatawan asal Palembang yang diduga sebagai efek dari tersambungnya tol Lapung-Palembang," ujar dia.

Andri menambahkan, untuk puncak liburan diprediksi akan terjadi pada malam tahun baru dan 1 Januari 2020. Dia memprediksi akan ada lonjakan signifikan.

Terlebih, pihaknya memiliki acara Lampung beach party untuk pengunjung di 31 Desember yang hanya dikenakan tiket masuk senilai Rp75 ribu. "Kami juga ada beberapa wahana baru, seperti new pasir timbul dengan tampilan baru dan spot swafoto terbaru di puncak indah," katanya. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar