randis

Tim Pemeriksa Randis Tidak Bisa Menyetir Mobil

( kata)
Tim Pemeriksa Randis Tidak Bisa Menyetir Mobil
Jaksa menghadirkan tim pemeriksa kendaraan bermasalah dalam sidang lanjutan perkara korupsi kendaraan dinas. (Lampost.co/Febi Herumanika)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang kembali menggelar sidang kasus korupsi pengadaan kendaraan dinas (randis) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur (Lamtim), Selasa, 12 Januari 2021. 

Jaksa menghadirkan beberapa saksi untuk diperiksa mengenai randis bermasalah milik bupati tersebut. Beberapa saksi tersebut adalah Suparmin selaku ketua Panitia Pemeriksa Hasil Pemeriksaan (PPHP), Erwan anggota PPHP dan Abdulah Yusuf selaku bendahara.

Saksi atas nama Erwan Setiawan selaku anggota PPHP dalam keterangannya menyebutkan jangankan untuk memeriksa kendaraan, jenis kendaraan maupun kapasitasnya, untuk menyetir mobil saja dia tidak bisa. Perkataan ini dilontarkan saksi lantaran menjawab pertanyaan Sopian Sitepu selaku penasehat hukum dari terdakwa pemilik PT Topcars Indonesia. 

"Kami ini tidak mengerti apa-apa pak, apa yang diperiksa, tidak paham apa yang diperiksa, maafnya ngomong saya ini bawa mobil saja tidak bisa pak," kata saksi menjawab kuasa hukum Sopian Sitepu. 

Sopian Sitepu kembali menegaskan, apakah dalam pemeriksaan kendaran saat itu pihak PT Topcars Indonesia menghalang-halangi mereka. Saksi menjawab tidak ada yang menghalanginya hanya saja dia memang tidak paham apa yang akan diperiksa, namun dia dikontrak untuk melakukan pekerjaan tersebut. 

Sementara dalam keterangan Suparmin, pada saat melakukan pemeriksaan kendaraan dia tidak dibekali keahlian di bidang kendaraan, dia hanya disuruh melihat kemudian menandatangi berkas yang telah disiapkan oleh PPK. 

"Disitu sudah ada berkas dan saya disuruh tanda tangan berita acara pemeriksaan barang," kata Suparmin. 

Jaksa mempertanyakan apakah dalam pemeriksaan dilakukan penelitian, dan apakah betul saksi yang menyatakan bahwa kendaraan tersebut sudah 100% sesuai. Saksi Suparmin membantah hal itu menurut dia tidak benar dia mengatakan mobil sudah 100%. "Tidak saya hanya disuruh tandatangan," katanya. 
 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar