#truk#muatan#polhut#pembalakliar

Tim Gabungan Polhut dan Polres Tangkap Pembalak Liar

( kata)
Tim Gabungan Polhut dan Polres Tangkap Pembalak Liar
Truk BE 9306 JE dengan muatan penuh sonokeling menjadi barang bukti dalam penegakan ilegal logging. Istimewa

TIM Gabungan Polisi Kehutanan (Polhut) KPH Kotaagung Utara, Pematang Neba dan Batutegi bersama Polres Tanggamus kembali menangkap pelaku pembalakan liar (ilegal logging), pada Sabtu (26/5/2019) pukul 05.30 di pekon Air Kubang, kecamatan Air Naningan, Tanggamus. Kejadian ini cuma berbeda waktu 10 hari lalu, di umbul kuyung yang ditangkap oleh tim gabungan polhut dan Kodim 0424 Tanggamus.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri didampingi Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) VIII Batutegi Y. Ruchyansyah, menjelaskan bahwa patroli gabungan Polhut dan Polres sejak lima malam hasil informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas ilegal logging, lalu melakukan pengintaian di lokasi tersebut yang tidak jauh dari hutan lindung register 39 kotaagung utara. Hasil pengintaian selama beberapa hari membuahkan hasil dengan ditangkapnya kayu sonokeling (Dalbergia latifolia) oleh tim gabungan 8 orang polhut dan 2 orang anggota polres tanggamus yang dipimpin Plt Kasi Perlindungan dan KSDAE KPH Batutegi, Muslim.

Di lokasi tersebut tim menangkap satu truk colt diesel BE 9306 JE dengan muatan penuh kayu sonokeling, bersama tiga orang pelaku. Saat digrebek ketiga pelaku melakukan perlawanan dengan melawan petugas dengan golok dan berhasil melarikan diri. Saat ini truk beserta muatan kayu sonokeling yang merupakan barang bukti sudah dibawa ke Bandar Lampung. Selain itu juga ditemukan 42 potong balok kaleng kayu sonokeling di tempat berbeda, kayu tersebut sedang diangkut ke Bandar Lampung. Proses selanjutnya dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah Sumatera di Bandar Lampung.

Pembalakan liar merupakan musuh bersama dan kejahatan yang harus dilawan, khususnya kayu sonokeling, ungkap Syaiful Bachri. Oleh karenanya, saya mengapresiasi semua pihak serta jajaran Polhut di KPH Kotaagung Utara, Pematang Neba dan Batutegi yang tetap bekerja dengan baik dan tidak mengenal lelah walaupun tetap menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440H. Ia harap kerjasama semua pihak, termasuk masyarakat dan pemegang IUPHKm serta aparat desa menjadi sebuah keniscayaan dalam upaya mencegah terjadinya pembalakan liar (ilegal logging). Hal ini sebagai menjaga kelestarian sumberdaya hutan sebagai sistem penyangga kehidupan.

Nova Lidarni



Berita Terkait



Komentar