#tnbbs#kebakaran#beritalampung

Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Kawasan TNBBS

( kata)
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Kawasan TNBBS
Jajaran polsek Bengkunat polres Lampung Barat bersama Tim Satgas Karhutla, (TNI, POLHUT TNBBS). Memadaman kebakaran hutan yang terjadi di Jalan lintas barat Sumatera , tepatnya di kawasan TNBBS km 25 Jalinpanbar.

Krui (Lampost.co): Jajaran polsek Bengkunat Polres Lampung Barat bersama Tim Satgas Karhutla, (TNI, Polhut TNBBS) berusaha memadaman kebakaran hutan yang terjadi di Jalan lintas barat Sumatera , tepatnya di kawasan TNBBS km 25 Jalinpanbar Tanjakan Mayit Pekon Pemerihan Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 22 September 2019.


Upaya pemadaman kebakaran hutan dikawasan TNBBS KM25 dipimpin langsung Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono dibantu Tim Satgas Karhutla ( Polhut TNBBS, TNI,  KPH ) dibantu Masyarakat setempat . Untuk mengantisipasi agar api tidak meluas,  Dengan menggunakan alat seadanya tim satgas Karhutla berhasil menguasai kobaran api, setelah sekita 2,5 jam melakukan upaya pemadaman. 

Sebelumnya , pada  Jum'at (20 September 2019, kebakaran lahan juga terjadi di perkebunan milik warga di  dusun Banjar Jaya  Kupang,  Pekon Tulung  Bamban, kecamatan Pesisir Selatan.  Kebakaran lahan berhasil dipadamkan setelah aparatur pekon bersama masyarakat setempat berjibaku melakukan pemadam.

Di tempat lain pada waktu sebelumnya, kebakaran juga terjadi di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah milik pemkab Pesisir Barat, yang berada di pekon Balai Kencana kecamatan Krui Selatan.


Kebakaran  di TPAS itu  berhasil dipadamkan, setelah pihak Sat Polpp dan Damkar kabupaten itu, mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi tersebut.

 Kepala BPBD Pesisir Barat , Syaifullah  mengatakan, kebakaran yang marak terjadi, tak lepas dari kemarau  yang sedang melanda. Terlepas Kebakaran lahan atau hutan sangat mudah terjadi terlepas dari unsur kesengajaan manusia.

Karena tumbuhan semak belukar yang ada di hutan atau  perkebunan warga saat ini sudah banyak yang mati dan mengering.Sehingga ketika ada api akan mudah terbakar.

" Untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi lagi kebakaran hutan ataupun lahan,  warga sebaiknya tidak membuka lahan perkebunan dengan cara di bakar. Karena dari berbagai kasus, kebakaran lahan ataupun hutan diduga  ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.   Ya untuk membuka lahan perkebunan mereka melakukan pembukaan lahan dengan cara pembakaran . Yang selain akan menimbulkan polusi udara,  juga dikhawatirkan kebakaran akan meluas kemana mana,"  kata Syaifullah.

Ia juga   berharap agar masyarakat Pesisir Barat , tidak membuang puntung rokok sembarangan , mengingat  saat ini  musim kemarau sedang berlangsung. Dikhawatirkan puntung rokok yang dibuang sembarangan  akan menyebabkan terjadinya kebakaran.


" Dampaknya jelas akan merugikan kita semua," kata dia. 

Yon Fisoma



Berita Terkait



Komentar