#pertanian#beritalampung

Tikus Terus Merusak Puluhan Hektare Kebun Jagung

( kata)
Tikus Terus Merusak Puluhan Hektare Kebun Jagung
Kondisi tanaman jagung yang dirusak tikus. Lampost.co/Aan


Kalianda (Lampost.co) -- Hama tikus terus menyerang lahan pertanian di Lampung Selatan. Kali ini, hewan pengerat itu merusak puluhan hektare tanaman jagung petani di beberapa desa daerah Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.

Hama tersebut merusam tanaman jagung pada fase pembentukan tongkol dan pengisian biji. "Bagian jagung terkelupas, tongkolnya pun turut diserbu. Tikus datang sejak tingginya curah hujan tiga minggu terakhir," kata Ari, petani jagung di desa Kemukus, Ketapang, kepada Lampost.co, Minggu, 20 Juni 2021.

Petani Desa Bangunrejo, Sarto, mengatakan jagung miliknya akan panen dalam 30 sampai 45 hari ke depan. Namun, ternyata 400 meter tanamannya dirusak hama. "Memang belum lebar yang rusak, tetapi kalau dibiarkan bisa enggak kebagian saat panen nanti. Sementara kami kesulitan untuk mengendalikan hama tersebut," katanya.

Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) UPT Dinas Pertanian Kecamatan Ketapang, Avit Rakedi, mengatakan terdapat 13 hektare tanaman jagung yang dirusak tikus.

"Kerusakan tanaman jagung dengan intensitas ringan, sementara tanaman padi yang rusak seluas 0,5 hektar di belakang rumah makan Begadang 2, Desa Legundi," kata Avit.

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan petugas PPL untuk mengajak petani mengendalikan hama tersebut. Diantaranya memberikan pengumpanan beracun, sanitasi lokasi tanaman, hingga gropyokan massal.

"Pengendalian hama tikus dengan gropyokan, karena itu lebih efektif. Namun, ada beberapa orang takut untuk melakukannya, karena khawatir tikusnya malah ngamuk," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar