#korupsi

Tiga Terdakwa Korupsi RSUD Pesawaran Divonis 18 Bulan

( kata)
Tiga Terdakwa Korupsi RSUD Pesawaran Divonis 18 Bulan
Sidang vonis korupsi RSUD Peswaran yang dilakukan telekonferen di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang. Lampost.co/Febi Herumanika

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang memvonis tiga terdakwa perkara korupsi RSUD Pesawaran dengan hukuman penjara 1 tahun 6 bulan, Selasa, 19 Mei 2020. Dalam persidangan yang digelar secara teleconferance, ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999.

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara oleh karena itu terhadap terdakwa Taufiq Urrahman dengan hukuman pidana penjara satu tahun dan enam bulan penjara," kata Hakim Ketua Syamsudin.

Selain pidana penjara, Syamsudin juga menjatuhkan hukuman berupa pidana denda Rp75 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap terdakwa Taufiq .

Selain itu katanya, menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti Rp4,4 miliar dikurangi uang yang dititipkan JPU Rp3,5 miliar sehingga tersisa Rp973 juta. Apabila tidak digantikan, dipidana penjara satu tahun.

Syamsudin juga memvonis terdakwa Juli dengan hukuman satu tahun enam bulan penjara serta denda Rp75 juta subsider 4 bulan kurungan. "Menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti Rp413 dikurangi uang yang dititipkan JPU Rp345 juta sehingga tersisa Rp68 juta. Apabila tidak digantikan, dipidana penjara satu tahun," ujarnya.

Sementara terdakwa Raden Intan Putra, hakim Syamsudin memvonis hukuman penjara satu tahun enam bulan penjara dengan denda Rp60 juta subsider 2 bulan kurungan. Atas putusan tersebut, ketiga terdakwa dan JPU saling menyatakan pikir-pikir.

Ketiga terdakwa dalam sidang sebelumnya, yakni Raden Intan, pejabat pembuat komitmen merangkap PNS Dinas Kesehatan Pesawaran, Taufiq Urrahman, kontraktor, dan Juli, konsultan proyek pembangunan lantai II dan III RSUD Pesawaran, terbukti bersalah melakukan tindak pindana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsider Pasal 3 Ayat (1) jo Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menuntut para terdakwa dengan hukuman penjara dua tahun dikurangi selama masa tahanan," kata jaksa.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar