#korupsi#hukum#beritalampung

Tiga Terdakwa Korupsi Anggaran DPRD Tuba Dinilai Penuhi Unsur

( kata)
Tiga Terdakwa Korupsi Anggaran DPRD Tuba Dinilai Penuhi Unsur
Korupsi. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) – Saksi ahli pidana dari Universitas Indonesia, Ahyar Lasta, menilai ketiga terdakwa kasus korupsi anggaran kegiatan DPRD Tulangbawang memenuhi unsur perbuatan melanggar hukum.

Hal itu terungkap dalam sidang mendengarkan keterangan saksi ahli di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin 8 Februari 2021.

Ketua tim Jaksa, E. Supriadi, mengatakan berdasarkan fakta persidangan yang disampaikan saksi secara umum terdapat dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Ahli menyatakan jika semua keterangan dipersidangan ini dituangkan dalam BAP. Pendapat ahli untuk para terdakwa telah memenuhi semua unsur," katanya.

Supriadi menambahkan, jika ketiga terdakwa menikmati hasil dari kejahatannya. Hal itu berdasarkan hasil audit BPKP. "Kami akan membuktikan ini dalam persidangan," katanya.

Penasihat Hukum terdakwa pada kesempatan ini juga mengusulkan untuk menghadirkan 10 saksi yang meringankan. Dengan dua diantaranya merupakan saksi ahli.

Diberitakan sebelumnya, tiga terdakwa didakwa atas penyelewengan tujuh item kegiatan di Sekretariat DPRD Tulangbawang tahun anggaran 2018-2019. Akibatnya negara mengalami kerugian hingga Rp3,7 miliar.

Para terdakwa diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 3 Jo Pasal 18 huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar