#Lamsel#Banjir#RumahRoboh

Tiga Rumah di Bandaragung Dihantam Banjir Rob, Satu Rumah Roboh

( kata)
Tiga Rumah di Bandaragung Dihantam Banjir Rob, Satu Rumah Roboh
Camat Sragi Lamsel, Bibit Purwanto menyaksikan pemberian bantuan Dinas Sosial Lamsel melalui Kampung Siaga Bencana kepada korban bencana banjir di Dusun Jembatan Gantung, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Minggu (24/6/2018). (Foto Dok Warga)


KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak tiga rumah warga Dusun Jembatan Gantung, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, dihantam banjir, Minggu (24/6/2018) sekitar pukul 3.30. Akibatnya, satu rumah porak poranda rata dengan tanah. 


Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, ketiga rumah itu adalah milik Waapi (65) mengalami roboh. Sedangkan, Siswoyo (30) dan Sulaiman (40) mengalami rusak akibat tergerus banjir rob. 

Menurut keterangan, Depli (35) warga setempat mengatakan ketiga rumah itu rusak lantaran berada dibibir pantai. Sehingga saat diwilayah tersebut dilanda banjir rob diserta ombak besar kerusakan tidak bisa terhindarkan.Meski demikian, peristiwa itu tidak menelan korban jiwa.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja korban mengalami kerugian materi hingga puluhan juta," kata dia, Minggu (24/6/2018) malam. 

Sementara itu, Kepala Desa Bandaragung, Syamsul Anwar mengatakan rumah yang roboh akibat diterjang banjir rob ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp10 juta. Selain rumah, banjir rob juga merobohkan satu tiang listrik hingga menyebabkan pemadaman listrik. 

"Banjir rob merupakan langganan di daerah tersebut. Hanya saja tahun ini hingga merusak rumah warga. Beruntung pemilik rumah selamat dan saat masih mengungsi dirumah tetangganya," ujarnya. 

Camat Sragi, Bibit Purwanto mengatakan ketiga korban banjir rob itu saat ini telah mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Lamsel melalui Kampung Siaga Bencana, berupa makanan kaleng, karpet dan selimut. 

"Kami upayakan bantuan darurat dari kampung siaga. Insyaallah dalam waktu dekat kami juga usulkan bantuan ke BPBD," kata dia. 

Armansyah








Berita Terkait



Komentar