#BumiAsri#Palas#LampungSelatan

Tiga Ruas Jalan Lingkungan di Bumiasri di Rabat Beton

( kata)
Tiga Ruas Jalan Lingkungan di Bumiasri di Rabat Beton
Camat Palas, Lampung Selatan, Rika Wati bersama Uspika saat monitoring pembangunan jalan rabay beto di Desa Bumiasri, Kecamatan Palas, Jum'at, 23 Agustus 2019. (Foto: Armansyah)

KALIANDA (Lampost.co) -- Tiga ruas jalan lingkungan di Desa Bumiasri, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, ditingkatkan menjadi rabat beton. Peningkatan jalan dengan kontruksi cor beton itu dianggarkan melalui anggaran dana desa (DD) 2019.

Sekretaris Desa Bumiasri, Herman memaparkan hal itu saat usai melakukan trail pembangunan jalan rabat beton di Dusun Tepus Mulya III, Jum'at (23/8/2019). Dia menngungkapkan tahun ini ada tiga jalan lingkungan ditingkatkan menjadi rabat beton.

"Sesuai keinginan masyarakat tahun ini kami akan realisasikan pembangunan jalan lingkungan dengan kontruksi rabat beton. Jalan lingkungan itu akan dibangun dengan mutu kualitas K225," kata dia.

Herman mengaku ketiga titik jalan lingkungan tersebut berada di Dusun Tepus Mulya III sepanjang 458 meter, Dusun Tepus Mulya II 243 meter dan Tepus Wijaya II 92 meter. Adapun jalan lingkungan tersebut memiliki ketebalan 0,15 meter.

"Ketiga jalan itu memiliki lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter. Dimana, ketiga jalan itu merupakan jalan lingkungan yang ada di dusun kami. Bahkan, jalan lingkungan itu sering dilintasi untuk mengangkut hasil pertanian," kata dia.

Selain itu, kata Herman, pihaknya juga membangun saluran drainase sepanjang 492 meter di Dusun Tepus Mulya III dan talut penahan tanah sepanjang 229 meter di Dusun Tepus Mulya II.

"Kalau drainase dan talut ini sudah duluan kami. Sebab, untuk menahan badan jalan yang akan di rabat beton," ujarnya.

Sementara itu, Ketua TPK Desa Bumiasri, Ridwan mengatakan tahun ini pihaknya mengalokasi pembangunan infrastruktur melalui dana desa sebesar Rp767,5 juta. Dari alokasi itu terdapat alokasi untuk harian orang kerja sebesar sebesar Rp238,9 juta.

"Semua pembangunan di Desa Bumiasri menerapkan program padat karya tunai (PKT). Artinya proses pembangunan memberdayakan masyarakat sekitar," kata dia.

Terpisah, Camat Palas Rika Wati mengatakan pihaknya berharap kepada seluruh desa agar memperhatikan mutu kualitas pembangunan. Kemudian, sebelum dilaksanakan diwajibkan untuk pasang papan informasi.

"Saya minta jaga kualitas mutu pembangunan. Proses pembangunan harus sesuai dengan hasil uji laboratorium. Kami minta papan informasi pembangunan dipasang sebelum dilaksanakan pembangunan," kata dia.

Armansyah



Berita Terkait



Komentar