#hukum#senpi

Tiga Polsek di Lamtim Terima Senpi Rakitan

( kata)
Tiga Polsek di Lamtim Terima Senpi Rakitan
Kapolsek Bumiagung, Iptu Oktafia Siagian, saat menerima penyerahan senpi rakitan dari Kades Donomulyo, Kamis, 5 Desember 2019. Dok. Polsek Bumiagung

Sukadana (Lampost.co) -- Kesadaran masyarakat Lampung Timur atas kepemilikan senjata api rakitan merupakan pelanggaran terhadap hukum terus meningkat. Hal itu dibuktikan dengan diterimanya senpi rakitan oleh beberapa polsek dari warga melalui kepada desanya masing-masing.

Kapolsek Bumiagung, Iptu Oktafia Siagian mewakili Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan, pada Kamis, 5 Desember 2019, menerima penyerahan senpi rakitan dari Kepala Desa Donomulyo, Kecamatan Bumiagung, Mulyani. Kades datang ke Mapolsek Bumiagung menyerahkan senpi rakitan yang disimpannya dan diterima Kapolsek.

Menurut Kapolsek, Polda Lampung saat ini sedang menggelar Operasi Cempaka Karakatau 2019. Sasaran operasi adalah penyakit masyarakat kemudian.

“Oleh sebab itu, saya menugaskan anggota menggalang warga untuk menyerahkan senjata api jika masih menyimpan. Sebab, hal itu jelas melanggar hukum atau aturan dan ketentuan yang berlaku,” katanya, Jumat, 6 Desember 2019.

Pihaknya pun memberikan penyuluhan lewat Kanit Reskrim, Aipda Mardi bersama anggota bhabinkamtibmas tentang bahaya dan sanksi jika memiliki atau menyimpan senpi tanpa hak atau izin. Upaya tersebut mampu membuahkan hasil.

Pada hari yang sama di Polsek Batanghari Nuban juga terjadi penyerahan senpi berikut dua butir amunisi. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Desa Gunungtiga, Helmi, ke Mapolsek Batanghari, Kamis, 5 Desember 2019, yang diterima Kapolsek Iptu Nedi.

Sebelumnya Polsek Jabung dan Polsek Batanghari Nuban juga menerima penyerahan senpi rakitan dari warga. Di Mapolsek Jabung, senpi  diserahkan melalui Kades Negarabatin, Mansursyah dan tokoh pemuda setempat, Samsul Bahri, Rabu, 4 Desember 2019, dan diterima Kapolsek Jabung, Iptu Friyantoni.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar