#nuansa

Tiga Pilar Penting

( kata)
Tiga Pilar Penting
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images

TIGA pilar pembangunan di negeri ini keberlanjutan meliputi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ketiganya harus seiring sejalan sesuai peruntukannya. Akan tetapi, penerapannya di lapangan itu tidaklah mudah.

Misalnya, pemerintah sudah berkoar-koar soal investasi. Namun, saat investasi masuk ke Indonesia, ada beberapa tantangan yang dihadapi para investor. Kerja pemerintah untuk memikat daya tarik investor ke Indonesia sudah dilakukan dengan gencarnya.

Prinsipnya, makin banyak investor datang ke Indonesia, maka makin banyak pendapatan yang masuk. Ada belanja modal, industri tumbuh, dan lapangan kerja makin meluas yang berdampak pada status sosial warga.

Akan tetapi, para investor juga mesti memahami aturan. Ada pilar ketiga pembangunan, yaitu lingkungan. Lingkungan mesti dijaga, sehingga anak dan cucu kita pada masa mendatang masih bisa menikmati kekayaan negeri ini.

Sayangnya, bencana kebakaran, rusaknya terumbu karang, hutan, dan sampah harus segera diselesaikan bila ini dampak dari industri dari para investor.

Bencana asap yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia berdampak bagi kesehatan. Beberapa sekolah diliburkan. Peristiwa asap ini menjadi bukti bahwa pemerintah ini masih kurang peduli terhadap lingkungan. Meskipun sudah ada Badan Restorasi Gambut, nyatanya bencana asap masih terjadi berulang-ulang.

Pemadaman darat dan pemadaman udara atau water bombing memang dikerahkan yang didukung dengan hujan buatan. Namun, kondisi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan masih terjadi, mengingat kondisi lahan gambut sudah sangat kering serta semakin menipisya sumber air di lokasi kebakaran hutan dan lahan menjadi kendala dalam pemadaman darat.

Pemerintah jangan tinggal diam. Indonesia harus memiliki sikap yang tegas terhadap investor yang nakal yang membuka lahan dengan cara membakar hutan atau perusahaan tambang yang membuat kerusakan lingkungan.

September lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menyegel 52 perusahaan terkait kebakaran hutan dan lahan. Upaya ini tentu perlu diapresiasi agar lingkungan kita tak semakin rusak oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab yang cuma berorientasi pada keuntungan.

Serangkaian kegiatan investasi jelas sudah dipermudah dengan adanya kebijakan paket ekonomi 1 sampai 16 dari Presiden. Pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober mendatang harus menjadi momen yang baik supaya warga Indonesia semakin sejahtera. Jangan sampai Ibu Pertiwi terus menangis melihat bangsa ini.

 

Dian Wahyu Kusuma

Berita Terkait

Komentar